Super User

Super User

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Bayi berjenis kelamin laki-laki diperkirakan berumur 1,5 bulan ditemukan warga di warung es dugan tepatnya di depan gereja Santa Maria Pekon Panutan Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Senin (14/1/19) pagi.
 
Hal itu dikatakan Kapolsek Pagelaran Polres Tanggamus Iptu Edi Suhendra, SH setelah pihaknya mendatangi TKP penemuan bayi tersebut.
 
"Bayi ditemukan pertama kali oleh saksi Muhzidin (60) sekitar pukul 08.45 WIB," kata Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM melalui Whatsapp.
 
Lanjutnya, bayi ditemukan di dalam kardus yang didalamnya berisi berisi susu dalam dot dan 2 helai selendang.
 
Kapolsek menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi Muhzidin, bemula ia menghantarkan air untuk berdagang di depan Gereja Santa Maria Pekon Panutan, sesampainya di warung saksi mendengar suara tangisan bayi kemudian saksi mencari sumber suara tersebut. 
 
"Setelah mencari sumber suara tersebut pas di samping warung saksi berdagang di temukan bayi laki laki yang di masukan dalam kardus. Kemudian saksi melapor ke polsek pagelaran," jelasnya.
 
Ditambahkan Iptu Edi Suhendra, indakan kepolisian selain menerima laporan, mendatangi tkp dan mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas juga memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti.
 
"Saat ini bayi dalam perawatan Rawat Inap Kecamatan Pagelaran," pungkasnya.
 
Sementara itu Kepala Puskesmas Rawat Inap Pagelaran Subani, S.Kep. M.Kes melalui Kepala Poned / Unit Persalinan Siti Azoya membanarkan pihaknya menerima penyerahan bayi dari Polsek Pagelaran.
 
"Bayi diperkirakan berumur 1,5 bulan, hal itu sesuai berat badannya dan tali pusar sudah tidak ada," ucapnya melalui sambungan telfon.
 
Ia juga menerangkan bayi berjenis kelamin laki-laki dalam keadaan sehat. "Berat 4,5 kg, panjang 53 cm dan lingkar kepala 42 cm," tandasnya. 
Muaramedia.com, BANDAR LAMPUNG ---- Sejumlah langkah yang dilakukan Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo dalam pemulihan pariwisata Lampung pasca musibah tsunami Selat Sunda sangat inovatif dan kreatif. Ini terlihat dari paparan Gubernur Ridho di depan Menteri Pariwisata Arif Yahya di Rakor Pemulihan Sektor Pariwisata Pasca Tsunami Selat Sunda di Marbella Convention Hotel Anyer, Serang, Banten, Jum'at, (11-01-2019).
 
Ridho tak hanya menyampaikan program pemulihan di daerah terdampak musibah tsunami tetapi juga di daerah yang tidak terdampak.
 
Ridho menyampaikan bahwa Pariwisata Lampung bukan hanya laut, tapi juga terdapat wisata alam lainnya berupa pegunungan, Taman Hutan Raya, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Taman Nasional Way Kambas, wisata man made seperti lembah hijau serta wisata budaya dan kerajinan. 
 
Beragam potensi wisata Lampung itu menurut pengalaman tahun sebelumnya, masuk dalam kalender kegiatan pariwisata di Lampung yang mencapai 53 agenda. 
Ini merupakan salah satu faktor pendorong naiknya angka kunjungan wisatawan ke Lampung.
 
Di era kepemimpinan Gubernur Ridho, peningkatan jumlah wisman dan wisnus rata-rata 30 persen per tahun.
Pada 2015, wisman masuk Lampung mencapai 114.907 dan wisnus 5,53 juta. Kemudian, pada 2016, wisman 155.053 dan wisnus meroket menjadi 7,29 juta.
Sedangkan pada 2017 kunjungan wisman mencapai 245 ribu dan wisnus mencapai 8,8 juta.
 
Gubernur Ridho juga ikut mengubah total wajah Bandara Raden Intan II, sehingga berstatus internasional. Peningkatan status ini membuka peluang kunjungan wisatawan sebesar 60 persen. 
Hal lain yang dipaparkan Ridho adalah Kampanye Pariwisata Lampung dengan hashtag #LampungItuKerreen dan penyelenggaraan Lampung Great Sale dengan menerapkan Penawaran Paket Wisata Hot Deals bekerjasama dengan Hotel/Restoran, Travel Agent dan Maskapai Penerbangan untuk memberikan harga terbaik dengan tidak menurunkan kualitas pelayanan. 
 
"Kami juga melakukan aksi bersih-bersih pantai, berkolaborasi dengan stakeholder pariwisata, media dan travel blogger guna membentuk image/citra pariwisata Lampung yang nyaman untuk berwisata," ujar Ridho.
 
Pemaparan Gubernur Ridho menuai pujian Menteri Pariwisata Arif Yahya karena Ridho bereaksi cepat memulihkan pariwisata Lampung pasca bencana tsunami.
 
Sebelumnya, masyarakat Lampung masih ingat bahwa pakar pemasaran Hermawan Kertajaya menganugerahkan Ridho sebagai "Gubernur Entrepreneur Award 2018" katagori Pariwisata, pada acara Innovation Network of Asia (INA) Entrepreneur Award 2018 lalu.
 
Saat itu, Hermawan mengatakan keberhasilan Ridho mengembangkan pariwisata karena Ridho dinilai mampu menggeliatkan pariwisata di Provinsi Lampung dengan menyuguhkan banyak destinasi wisata unggulan.
 
Hermawan Kartajaya menerangkan tiga hal penting yang dilakukan pemerintah.
Pertama, adalah inovasi dalam segala hal. Kedua kreativitas terus menerus, dan ketiga entrepreneurship. "Melalui ketiga hal tersebut, pemerintah daerah bisa membantu pusat menghadapi berbagai perubahan dan mwmenangkan persaingan global. Kreativitas, inovasi, dan entrepreunership adalah tiga isu utama yang menjadi perhatian utama para pemasar yang ingin bersaing," ujar Hermawan saat itu.
Muaramedia.com, BANDARLAMPUNG---Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo memberi apresiasi yang tinggi kepada semua pihak atas terselenggaranya pertandingan Laga Amal antara Persija dan Lampung All Star serta Tim Pra PON Lampung di Lapangan Sepak Bola Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Minggu (13/1) sore, yang berlangsung sukses.
 
Bahkan, Gubernur minta hal itu dijadikan momentum kebangkitan sepak bola Lampung. "Saya atas nama Pemerintah Provinsi Lampung dan masyarakat Lampung mengapresiasi penuh semua pihak dan menyambut baik sumbangsih dari Persija yang begitu peduli dengan masyarakat Lampung yang terdampak bencana tsunami. Mungkin ini kegiatan amal pertama dari tim sepak bola, tapi justru langsung dilaksanakan oleh tim juara nasional," papar Ridho saat membuka Laga Amal tersebut di depan puluhan ribu penggemar bola, baik dari Lampung maupun berbagai daerah.
 
Selain sebagai laga amal, Gubernur Ridho berharap pertandingan ini dapat menjadi momentum kebangkitan sepak bola Lampung, seiring pembangunan sarana oleh raga yang tengah dilakukan oleh Pemprov Lampung.
 
"Harapan saya pertandingan hari ini juga dapat menjadi moment kebangkitan sepak bola Lampung. Pemprov akan memberikan dukungan penuh kepada tim Pra PON Lampung. Perlahan-lahan kami juga akan memperbaiki sarana-prasarana olah raga yang ada, salah satunya dengan membangun lapangan sintetis untuk stadion pahoman," jelas Ridho
 
Sikap optimistis Gubernur Ridho juga didukung oleh penampilan pemain Lampung. Persija yang tampil serius hanya mampu menyarangkan satu gol di menit akhir via pinalti.
 
Meskipun dalam kondisi langit gelap dan sempat diguyur hujan, namun tidak menyurutkan kedua tim, begitu juga para penonton yang tetap bertahan hingga pertandingan usai. 
 
Pada bagian lain Gubernur berharap para supporter yang sudah datang jauh jauh dari daerah lain bisa menikmati kuliner nikmat khas Lampung. Juga mendatangi destinasi wisata yang dekat dari Bandar Lampung, seperti Lembah Hijau, Taman Rusa Wan Abdurahman, Pasar TAHURA, Pantai Kelapa Rapat, Pulau Pahawang, Pulau Kelagian. Atau melihat gajah Taman Nasional Way Kambas, serta Taman Purbakala Pugung Raharjo, serta sejumlah destinasi yang ada.
 
Sementara itu, Direktur Utama Persija Gede Widiade menyatakan sangat berbahagia dapat berbagi dengan masyarakat Lampung.
"Merupakan Kebahagiaan bagi kami dapat berempati dengan korban tsunami di Lampung, Semoga Lampung tambah kuat," tandasnya.
 
Selain bahwa seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan untuk masyarakat Lampung yang menjadi korban bencana Tsunami, Persija juga menyumbang beras sebanyak 50 karung, dan melelang jersey Persija yang digunakan saat memenangkan Liga 1 Indonesia, dan telah di tandatangani oleh seluruh tim.
 
Adapun lelang jersey tersebut dimenangkan oleh Kadispora Provinsi Lampung Budi Darmawan dengan harga Rp5 juta. Dari laga amal ini berhasil dikumpulkan uang sebanyak Rp30 juta langsung dari penonton yang hadir.
Muaramedia.com, BANDAR LAMPUNG ---- Tak seorangpun bisa memastikan kapan bencana akan terjadi. Namun di balik bencana akan ada hikmah. Hikmah bencana tsunami selain ujian solidaritas, ternyata telah menunjukkan ke masyarakat tentang sosok seorang pemimpin di mata rakyatnya. Salah satunya, peran Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo.
 
Ridho dipandang tak hanya memiliki ketulusan dalam penanganan musibah tersebut tetapi juga menginspirasi jajarannya untuk bersolidaritas. 
Jauh hari, saat Sabtu malam (22/12/2018), dini hari, masyarakat Lampung telah menyaksikan Gubernur Ridho di lokasi bencana. Bahkan dia menjadikan kantor gubernur (karena dalam situasi darurat) sebagai penampungan pengungsi. Langkah ini tidak saja dipandang berani, tapi juga diiringi rasa tanggung jawab. Ridho menunjukkan kedekatan pemerintah dengan masyarakat karena situasi yang darurat.
 
Di Kantor Gubernur, penanganan pengungsi memang lebih mudah. Getok tular penanganan pun terus dilakukan. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat terlihat dekat. Jajaran Pemprov Lampung terketuk hati bersolidaritas. 
 
Tidak saja Tim Gegana, TNI-Polri dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang secara aktif menanggulangi korban bencana tetapi juga komponen masyarakat lainnya. Dari ibu-ibu OASE hingga Ibu-ibu PKK dan kalangan BNN turut menyumbangkan tenaga dan pikiran, salah satunya dengan Trauma Healing. 
 
Solidaritas berkembang menunjukkan persaudaraan sebangsa. Kalangan seniman, olahragawan dan berbagai komponen masyarakat turut serta. Provinsi Lampung boleh disebut sebagai Provinsi yang berhasil mengembangkan solidaritas kebangsaan itu.
 
Detik demi detik berlalu. Bencana tsunami telah mempersatukan anak-anak bangsa. Langkah lain yang dilakukan Gubernur adalah terus melakukan koordinasi, baik koordinadi vertikal maupun horizontal.
 
Koordinasi ini bisa disebut terbaik. Pertama, Ridho berhasil menempatkan semua kalangan secara proporsional, padahal masyarakat memahami jika saat ini adalah tahun politik, di mana rentan terhadap isu politik. Dengan sikap Ridho yang profesional penanggulan musibah pun profesional.
 
Kedua, cara Ridho membangkitkan solidaritas masyarakat dilakukan dengan mengaktifkan unit unit dalam sistem kerja birokrasi. Hal ini membuat suasana seimbang. Semua pihak senang membantu sesama dan jauh dari paksaan. 
 
Ketiga, koordinasi Ridho ke Pusat memberikan harapan masyarakat untuk memperbaiki infrastruktur rumah mereka agar hidup di tempat yang lebih layak.
Upaya Gubernur Ridho mendapatkan perhatian khusus Presiden Jokowi, saat berkunjung ke lokasi bencana, Rabu (2/1/2019). Presiden Jokowi setuju jika para korban direlokasi ke tempat yang aman.
 
Kini musibah tsunami telah memberi banyak hikmah pada semua pihak. Daftar sementara kerusakan sarana dan prasarana kelautan dan perikanan serta korban nelayan tercatat di sejumlah Kecamatan di 4 kabupaten/kota, seperti Bandar Lampung, Pesawaran, Lampung Selatan dan Tanggamus. Di Bandar Lampung, kerusakan terjadi di Kecamatan Telukbetung Timur seperti Kota Karang dan Keteguhan. Di Kecamatan Panjang, kerusakan terjadi di Panjang Selatan, Panjang Utara dan Kangkung. Kerusakan di Bandar Lampung umumnya dialami keramba jaring apung, rakit kerang hijau dan alat tangkap pancing.
 
Di Pesawaran, kerusakan terjadi di Kecamatan Punduh Pidada, yaitu di Pulau Legundi dan Sukamaju. Selain itu, di Kecamatan Padang Cermin, sepetti di Sukajaya Lempasing, Ketapang dan Durian.
 
Di Lampung Selatan, kerusakan terjadi di Kecamatan rajabasa seperti di Way Muli Timur, Way Muli Induk, Kunjir, Sukaraja, Rajabasa, Banding, Canti, Betung, Batu Balak, Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku. Di Kecamatan Kalianda, kerusakan terjadi di Kalianda, Lubuk, Maja, Way urang dan Merak Belatung. Di Kecamatan Sidomulyo kerusakan terjadi di Suak. Di Kecamatan Bakauheni kerusakan di Desa Bakauheni, Kelawi, Batu Balak dan Toto harjo.
 
Sedangkan di Kecamatan Ketapang, terjadi di Sumur, Ruguk, Tridarmayoga, Legundi dan Ketapang. Umumnya jenis kerusakan di Lampung Selatan dialami rampus/gillnet, pancing tangan, alat tangkap : Jaring payang, pancing tangan, rawai dasar dan kerusakan lainnya. Meskipun begitu, TPI Way muli hancur rata dengan tanah (yaitu Bangunan TPI, Bangunan talud & MCK, Bangunan mushola, Bangunan gudang Es dan BBM, Halaman parkir/vaping block).
 
Di Tanggamus, kerusakan terjadi di Kecamatan Kelumbayan, yaitu Desa Kiluan Negeri, Penyandingan, dan Paku. Atas kerusakan tersebut, Pemerintah terus berupaya melakukan pembenahan.
 
Gubernur Ridho pun tak lelah untuk terus bergerak menbangkitkan semangat masyarakat. Musibah tak harus membuat masyarakat larut dalam kesedihan. Saatnya kini masyarakat Lampung bangkit dari tsunami.
 
Bencana datang terkadang tak bisa diprediksi. Ridho mengajak masyarakat mengubah bencana jadi anugerah. Masyarakat memang harus terus waspada dengan bencana namun terap optimistis menjalani kehidupan. 
 
Bencana Tsunami memang telah menelan sedikitnya 430 orang meninggal dan 159 orang hilang. Hal ini membuat duka bagi masyarakat yang kehilangan. Termasuk, anak-anak sekolah yang menjadi yatim, piatu bahkan yatim piatu karena ditinggal kedua orang tuanya. Gubernur Ridho mengupayakan bea siswa bagi anak-anak tersebut. Sejauh ini, tercatat anak-anak yatim sebanyak 13 orang. Piatu 12 orang dan yatim piatu 12 orang. Jumlah sementara 37 orang. Semoga, apa yang dilakukan Gubernur Ridho dan jajarannya bisa membangkitkan semangat masyarakat yang tertimpa bencana. Setidaknya, meringankan beban mereka.
Page 6 of 635

Statistik Pengunjung

003226831
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
306
3023
9535
3193700
70453
106872
3226831

IP Anda: 54.234.75.144
Server Time: 2019-01-23 01:41:26

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]