Presiden Tetap Dukung OOT Agar KPK Tetap Kuat Featured

Saturday, 16 September 2017 12:14

Jakarta - Aksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pernah disebut gaduh. Namun KPK mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo.

"Ya, memang kalau ada bukti, ada fakta-fakta hukum di situ, saya kira bagus. Prestasi KPK kan memang di OTT," kata Jokowi kepada wartawan saat meninjau Pasar Baru, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (15/9/2017).

KPK sudah melakukan sederet OTT. Yang ditangkap dari penegak hukum sampai kepala daerah. Terakhir, KPK menangkap Ketua DPRD Banjarmasin, oknum BUMD, hingga pihak swasta dalam OTT.

Selain mendukung OTT KPK, Jokowi juga mengingatkan pejabat daerah untuk berhati-hati mengelola uang rakyat. Menurutnya uang itu bukanlah milik dari si pejabat.

"Hati-hati dalam mengelola keuangannya, baik APBD, APBN, itu adalah uangnya rakyat. Hati-hati," kata Jokowi.

Penegasan Jokowi agar KPK tak diperlemah juga pernah dilontarkan sebelumnya. Bahkan waktu itu menanggapi ucapan politikus separtainya di PDIP, Henri Yosodiningrat, yang mengusulkan agar KPK dibekukan. Belakangan, Henri mendapat sanksi dari PDIP.

"Saya tak akan membiarkan KPK diperlemah," ujar Jokowi bernada tegas usai meresmikan Tol Mojokerto-Kertosono di gerbang Tol Mojokerto, Desa Penompo, Jetis, Jawa Timur, Minggu (10/9).

Sebelumnya OTT KPK menjadi sorotan karena pernyataan Jaksa Agung yang menilai OTT KPK terlalu gaduh. Jaksa Agung juga menyebut penuntutan yang harus seizin Kejaksaan. Pernyataan ini langsung disanggah Seskab Pramono Anung yang memastikan bahwa Jokowi tak akan setuju pelemahan KPK.

"Sekali lagi, dalam hal ini Presiden tidak ada keinginan sama sekali untuk mengurangi kewenangan KPK. Nggak usah ditafsirkan macam-macam," kata Pramono di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Belakangan Jaksa Agung Prasetyo pun mengatakan dirinya mendukung penuh KPK. Salah satu bentuk dukungannya yakni mengirimkan jaksa-jaksa untuk KPK.

"Saya katakan bahwa selama ini Kejaksaan adalah pendukung utama KPK. Begitu banyak jaksa pilihan untuk mendukung pelaksanaan tugas mereka," ujar Prasetyo di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/9).

Rate this item
(0 votes)
Read 695 times

Statistik Pengunjung

002998962
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
695
3806
23941
2952921
56375
112583
2998962

IP Anda: 54.91.203.233
Server Time: 2018-11-17 05:00:36

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]