Seputar Pringsewu

Seputar Pringsewu (930)

 

Muaramedia.com, Pringsewu - Tak kunjung ada kejelasan, Proses penanganan dugaan korupsi DD dan ADP 2017 ,  Pekon Sinar Mulya Kecamatan Banyumas, Pekon Sukoharjo 4 Kecamatan Sukoharjo, Pekon Sukaratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu jalan ditempat.
 
MD warga masyarakat Pekon Sinar Mulya saat di konfirmasi melalui telpon seluler mengatakan kepada awak media, perihal proses penanganan dugaan korupsi dipekonnya terkesan jalan ditempat .
 
" Prosesnya jalan ditempat, padahal dari sudut pandang hukum, tindak pidana korupsi secara garis besar memenuhi unsur-unsur perbuatan melawan hukum, penyalahgunaan kewenangan, kesempatan, atau sarana,memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi, dan merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, " Tegasnya, saat dihubungi lewat telephone selulernya .
 
Seharusnya, Kejaksaan Negeri Pringsewu terus melakukan proses penanganan, jangan terkesan jalan ditempat, karena proses penyelidikan ketiganya terbilang lama dan jangan tembang pilih agar memberikan efek jera, agar ketiga pekon tersebut sebagai contoh agar tidak bermain main dengan Dana Desa ( DD ) dan Anggaran Dana Pekon ( ADP ), imbunya .
 
Menindak lanjuti keluhan warga masyarakat terkait lambannya proses penanganan dugaan korupsi ditiga pekon tersebut, diwaktu yang sama awak media konfirmasi ke Kasi Inteljen Kejaksaan Negeri Pringsewu, Bayu nama panggilan sehari hari. Mengatakan, bahwa tim terus melakukan penyelidikan untuk melakukan pengumpulan bukti bukti.
 
" Saat ini Tim Pidsus masih terus melakukan penyelidikan untuk  pengumpulan alat bukti dugaan korupsi pekon sinar mulya, Sukaratu dan Sukoharjo 4, " Ucap Kasi Intelijen Kejari Pringsewu yang ramah, saat dikonfirmasi lewat pesan watshap, Kamis (15 / 11 / 18 ) .
 
Lanjutnya  , Ketiga pekon tersebut prosesnya terus berjalan sesuai dengan tahapan  dan mekanisme. "Dalam tahapan penanganan, saat ini kami tetap terbuka terhadap masyarakat yang mempunyai keterangan, terkait dengan kasus yang sedang ditangani, masyarakat untuk membantu memberikan informasi. Namun,  tetap melalui mekanisme sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,"Ujarnya
 
Disinggung terkait lambannya proses penanganan ketiga pekon tersebut Bayu menjelaskan bahwa penanganan ketiga pekon tersebut sudah dilakukan semaksimal dan secepat mungkin, dan kami selalu berusaha untuk menangani dalam setiap tahapan dengan sebaik baiknya.
 
" Saya berharap kepada warga masyarakat bersabar karena tim telah berusaha maksimal, " Harapnya.
 
 
Muaramedia.com, YOGYAKARTA - Jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu meninjau salah satu sentra Kopi Luwak Mataram di Kota Yogyakarta, Kamis (15/11) .
 
Kunjungan yang dilakukan setibanya di Kota Yogyakarta sebelum menuju Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ini, diantaranya diikuti Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman, Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Perekonomian dan Pembangunan Romzi, Kadis Pertanian Iskandar Muda, Kadis Ketahanan Pangan Tabrani Mahfi, Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Andi Purwanto, Kadis Lingkungan Hidup Emil Riady, serta sejumlah Kabid dan Kasi, serta Kasubbag Protokol Humas Pemkab Pringsewu M.Irzal Nawawi.
 

 

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Pringsewu diterima oleh pemilik industri kopi luwak Mery, dan berkesempatan melihat serta mencicipi  nikmatnya kopi luwak  khas Mataram, sekaligus menyaksikan dari dekat proses pembuatan dan pengolahan kopi luwak di kawasan industri rumahan yang cukup terkenal di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Memeriahkan HUT Korpri ke-47, dan HUT Dharma Wanita Persatuan,  Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Pringsewu dan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu menggelar berbagai lomba, diantaranya Peragaan Busana Pakaian Dinas, Peragaan Busana Dharma Wanita, Paduan Suara, Pengucapan Panca Prasetya Korpri dan Pembukaan UUD 1945, futsal dan badminton.
 
Bupati Pringsewu H.Sujadi yang diwakili Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Pemerintahan H.Dudi Mashardi dalam sambutannya saat membuka kegiatan lomba di hari pertama yang diawali dengan lomba peragaan busana pakaian dinas ASN dan busana Dharma Wanita di Pendopo  Pringsewu, Selasa (13/11)
 
"sangat mendukung dan menyambut gembira diadakannya kegiatan lomba yang diikuti aparatur sipil negara dari seluruh OPD dan kecamatan se Kabupaten Pringsewu,"Tuturnya.
 
"Selain dapat meningkatkan jalinan silaturahim diantara sesama aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu,  melalui kegiatan lomba tersebut  juga dapat memberikan contoh pemakaian pakaian dinas berikut atribut maupun busana Dharma Wanita yang baik dan benar sesuai dengan aturan yang ada ," Ujarnya.
 
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu Ny.Nurhayati Budiman, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu Drs.Sunargianto, Sekretaris Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Pringsewu Rudito, serta pengurus dan anggota DWP Kabupaten Pringsewu.
 
Sementara itu, berdasarkan hasil penilaian dewan juri, yang berhasil menjadi juara pada kedua lomba tersebut, untuk lomba peragaan busana pakaian dinas, untuk Putra, juara pertama adalah peserta No.42 (BKPSDM), juara kedua peserta No.18 (Dishub), juara ketiga peserta No.50 (Dinas Lingkungan Hidup).
Kemudian untuk Putri, juara pertama adalah peserta No.43 (UPT Disdikbud Gadingrejo), juara kedua peserta No.05 (Sekretariat Korpri), dan juara ketiga peserta No.17 (UPT Disdikbud Pringsewu). 
 
Sedangkan untuk lomba busana Dharma Wanita, sebagai juara pertama peserta No.8, juara kedua peserta No.28, serta juara ketiga peserta No.?
Selanjutnya, untuk juara Harapan pertama diraih peserta No.10, harapan kedua diraih peserta No.14, dan harapan ketiga diraih peserta No.10.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus mengamankan 3 remaja pelaku pencabulan dan persetubuhan terhadap korbannya FA (14) warga Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah.
 
Ketiga pelaku berinisial IR (17), HS (17) dan BA (17) seluruhnya beralamat di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu.
 
Mirisnya, selama 3 hari korban disekap dirumah yang ditempati HS, setidaknya 10 kali dalam ancaman korban dipaksa melayani nafsu bejat para pelaku yaitu IR sebanyak 5 kali, HS sebanyak 4 kali dan BA sebanyak 1 kali.
 
Atas kejadian tersebut korban mengalami trauma yang mendalam, beruntung korban diantarkan pulang ke rumahnya di Kalirejo Lamteng oleh pelaku HS pada Minggu (11/11) sekitar pukul 03.00 Wib, sehingga bisa menceritakan peristiwa yang di alaminya kepada ibunya.
 
Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi, SH mengatakan, ketika pelaku diamankan berdasarkan laporan NI (41) warga Kalirejo Lamteng selaku ibu korban kemarin Senin (12/11/18) pagi.
 
"Berdasarkan laporan tersebut, ketiga pelaku berhasil diamankan kemarin Senin (12/11) siang di Basecame para pelaku di Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu," kata Iptu Deddy Wahyudi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Selasa (13/11) pagi.
 
Iptu Deddy Wahyudi menjelaskan, berdasarkan kejadian bermula pada Kamis (8/11) pagi, anaknya dijemput di kediamannya oleh pelaku I, yang mana saat itu I berpamitan membawa anaknya jalan-jalan ke Pringsewu menggunakan sepeda motor. Akan tetapi pelaku 'IR' membawa anak korban kerumah HS di Kecamatan Adiluwih, yang pada saat itu dalam keadaan kosong. Dan disitulah awal pelaku dicabuli para pelaku.
 
"Usai menerima laporan tersebut kami berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan mengantarkan korban melakukan visum di RSUD Pringsewu dan segera mengamankan ketiga pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," jelas Kapolsek yang baru menjabat sekitar 3 hari tersebut.
 
Lanjutnya, dalam melancarkan aksinya IR memaksa korban dengan membungkam mulutnya dan memegang tangan korban dan menyetubuhi korban. Sehingga korban hanya bisa pasrah dirudapaksa pelaku IR.
 
"Namun tidak sampai disitu, pada hari yang sama ketika HS pulang, juga memaksa korban melakukan pencabulan bahkan disaksikan pelaku IR. Dari situlah korban mulai disekap dan mengalami pencabulan berkali-kali, bahkan sebelum diantar pulang pelaku BA yang datang ketempat itu juga sekali mencabuli korban," terangnya.
 
Kesempatan itu juga, Iptu Deddy Wahyudi menghimbau kepada masyarakat agar lebih memperhatikan prilakunya anak-anaknya dalam kehidupan sehari-sehari sehingga tidak terjerumus ke hal yang negatif.
 
"Mari bersama-sama memperhatikan anak-anak kita, kalo sudah terjerumus baik menjadi korban maupun pelaku kejahatan tentu kita juga yang merugi," himbaunya.
 
Saat ini para pelaku berikut sejumlah barang bukti diamankan di Polsek Sukoharjo guna proses penyidikan lebih lanjut. "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para dijerat pasal 76 D Jo pasal 81 ayat (1) dan atau pasal 81 ayat (2) dan atau pasal 76 E Jo pasal 82 ayat (1) UU No. 17 tahun 2016 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang ancaman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.
 
Sementara itu, NI sungguh tidak menyangka anaknya telah dicabuli para pelaku, sebab saat menjemput dirumahnya IR berpamitan untuk jalan.
 
"Sedih mas, saya tidak menyangka anak saya dibuat seperti itu. Setelah anak saya memberitahukan kejadian ini, maka saya langsung melapor guna mendapatkan keadilan," kata ibu yang sehari-hari berprofesi tani tersebut saat membuat laporan di Polsek Sukoharjo.
Muaramedia.com, Pringsewu, Teknologi Informasi memiliki fungsi untuk mempermudah penyampaian informasi dan terwujudnya sistem pengelolaan data yang lebih baik serta terintegrasi, termasuk di pemerintahan desa atau pekon.
 
Demikian dikatakan Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi saat membuka workshop pengelolaan dan pemanfaatan teknologi informasi bagi perangkat pekon se Kabupaten Pringsewu di Hotel Regency, Gadingrejo, Pringsewu, Senin (12/11).
 
Dikatakan Wakil Bupati Pringsewu, konsekuensi diberlakukannya UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa, pemerintah desa atau pekon dituntut untuk mempraktikkan keterbukaan informasi.
 
"Di UU tersebut, desa merupakan komunitas yang berkepemerintahan sendiri, yang berpegang pada asas demokrasi,"Ujarnya.
 
"Keterbukaan informasi oleh pemerintah desa dimaksudkan agar warga mengetahui berbagai informasi tentang kebijakan dan praktik penyelenggaraan pemerintahan yang dijalankan,"Kata Fauzi.
 
Menurut Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, didampingi Kadis Komunikasi dan lnformatika Pringsewu Kuddus Heriyanto, salah satu media yang dapat digunakan untuk menyebarluaskan informasi adalah media online.
 
"Media online membuat penetrasi informasi bergerak begitu cepat, yang tentu saja perlu dibarengi dengan kemampuan pengelolaan, agar informasi yang disampaikan berkualitas, transparan dan akuntabel,"Jelas Fauzi.
 
Oleh karena itu, Fauzi berharap para peserta workshop yang berjumlah 126 orang petugas operator IT kantor pekon se Kabupaten Pringsewu,  dengan  narasumber Abdul Karim, M.Pd., redaktur eksekutif SKH Radar Lampung, serta dari Komunitas IT dan intern Diskominfo Pringsewu, betul-betul mengikuti kegiatan workshop dengan sungguh-sungguh, sehingga nantinya dapat mengimplementasikan dengan baik apa yang telah didapatkan selama kegiatan tersebut.
Pringsewu - MTQ Kabupaten Pringsewu ke-7 tahun 2018  secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. di lapangan Sidodadi, Kecamatan Pardasuka, Sabtu (10/11) malam.
 
Upacara penutupan MTQ  juga dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Hj.Rita Irviani Fauzi, Sekretaris Daerah yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs.A.Budiman P. Mega, M.M., Ketua DWP Pringsewu Ny.Nurhayati Budiman, para asisten dan staf ahli bupati, para kepala OPD dan camat se Kabupaten Pringsewu, jajaran DPRD dan muspida, Kepala Kementerian Agama Pringsewu, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu, tokoh agama, serta para pimpinan pondok pesantren dan masyarakat setempat.
 
Pada MTQ Kabupaten Pringsewu ke-7 tahun ini, Kecamatan Pringsewu berhasil keluar menjadi juara umum.
 
Disusul peringkat kedua, Kecamatan Ambarawa, peringkat ketiga, Kecamatan Pagelaran, peringkat keempat, Kecamatan Pardasuka, seterusnya peringkat kelima adalah Kecamatan Banyumas, peringkat keenam, Kecamatan Adiluwih, peringkat ketujuh, Kecamatan Sukoharjo, kemudian peringkat kedelapan, Kecamatan Pagelaran Utara, dan peringkat kesembilan yakni Kecamatan Gadingrejo.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dalam sambutannya saat menutup MTQ tersebut mengatakan kesuksesan sebuah penyelenggaraan MTQ pada hakikatnya adalah bukan semata-mata dilihat dari banyaknya jumlah peserta serta kemeriahan acaranya ini
 
"Akan tetapi ada yang lebih dari itu, karena sesungguhnya  bagaimana keberhasilan dalam mengaplikasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari,"ujarnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di lapangan perkantoran pemkab setempat, Sabtu (10/11/18). 
 
Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. bertindak sebagai inspektur upacara serta Danramil 0424-06 Pringsewu  Kapten Inf. Redi Kurniawan bertindak sebagai komandan upacara.
 
Upacara yang juga dihadiri Wakil Ketua TP-PKK Pringsewu Ny.Hj.Rita Fauzi, Dandim 0424 Letkol Arh. Anang Hasto Utomo, Kapolres yang diwakili Kapolsek Pringsewu Kota Komisaris Pol. Eko Nugroho dan Kajari Pringsewu Asep Sontani Sunarya, S.H., C.N., anggota DPRD, anggota Legiun Veteran Republik Indonesia  ini, diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara, anggota kepolisian dan prajurit TNI, para pelajar dan mahasiswa, pramuka, anggota ormas, OKP, PPI, organisasi guru, serta komunitas sepeda onthel, serta paduan suara dari SMAN 2 Pringsewu.
 
Pada kesempatan tersebut, juga diberikan tali asih dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu kepada sejumlah anggota legiun veteran di Pringsewu.
 
Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. membacakan amanat tertulis Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita, mengajak semuanya untuk menjadikan peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa, sekaligus  berkontribusi bagi kemajuan bangsa. 
 
"Kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan mewarnai setiap langkah kita," pungkasnya. 
Muaramedia.com, Pringsewu – Pardasuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Pringsewu ke-7 Tahun 2018 secara resmi dibuka oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi di Pekon Sidodadi, Kecamatan Pardasuka, Kamis (8/11/2018) malam.
 
Pembukaan MTQ juga dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., ketua dan wakil ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu, Sekretaris Daerah yang juga Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs.A.Budiman P. Mega, M.M., beserta jajaran pemerintah kabupaten, DPRD dan muspida, camat se Kabupaten Pringsewu yang juga menjadi peserta defile, jajaran Kementerian Agama Pringsewu, ketua MUI Pringsewu, serta perwakilan dari Pemerintah Provinsi Lampung, pimpinan pondok pesantren, pimpinan ormas Islam, serta masyarakat setempat.
 
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Pringsewu untuk menjadikan MTQ sebagai momentum untuk memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur’an yang universal dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 
 
“Melalui MTQ Kabupaten Pringsewu ke-7 tahun 2018 ini, mari kita ciptakan generasi Qur’ani dalam rangka membentuk masyarakat yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” ajaknya.
 
Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu Drs.A.Budiman P. Mega, M M. mengatakan, kegiatan MTQ Kabupaten Pringsewu ini juga dimaksudkan sebagai ajang seleksi serta persiapan dalam mengikuti kegiatan MTQ tingkat Provinsi Lampung mendatang
 
"Dimana mereka yang menjadi juara akan diikutsertakan untuk mewakili Kabupaten Pringsewu pada MTQ tingkat Provinsi Lampung,"Ujarnya.
 
Pada kesempatan tersebut juga diserahkan santunan kepada sejumlah kaum dhuafa  dari Baznas Kabupaten Pringsewu. 
Muaramedia.com, PRINGSEWU -  Sejumlah kelompok tani di Kecamatan Pagelaran Utara dan Banyumas menerima bantuan bidang pertanian. Bantuan yang diantaranya terdiri dari bibit lada, cabai, bawang merah, kakao, serta peralatan pertanian berupa traktor tangan, gergaji mesin, sprayer, dan sepeda motor roda tiga, secara simbolis  diserahkan oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. didampingi Sekretaris Dinas Pertanian Ir.Jatiwan  di Pekon Banyurip, Kecamatan Banyumas, Kamis (8/11/18), kepada perwakilan pengurus poktan.
 
Turut menghadiri kegiatan tersebut, Camat Pagelaran Utara Drs.Bambang Suhermanu, Camat Banyumas Moudy Nazola, S.S.T.P., M.M., uspika serta kepala pekon, pengurus dan anggota poktan dan tokoh masyarakat setempat.
 
 
Wabup Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. berharap kelompok tani yang menerima bantuan untuk dapat mengelola dan merawat serta menggunakannya dengan baik.
 
"sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"Ujarnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU – Memperingati Hari Wayang Sedunia 2018, Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menggelar pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk dengan dalang Ki Kecuk Susilo yang membawakan lakon ‘Semar Mbangun Kahyangan’.
 
Acara yang digelar di Pekon Lugusari, Kecamatan Pagelaran, Rabu (7/11/18) malam, dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.,  Ketua Persatuan Pedalangan lndonesia (PEPADI) Provinsi Lampung Prof.Dr.Ir.Hi.Sugeng P. Hariyanto, M.Si., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu Drs.H.Heri lswahyudi, M.Ag., Kabag Humas dan Protokoler Kabupaten Pringsewu H.lbnu Harjianto, S.Pd., Kakan Kesatuan Bangsa dan Politik Sukarman, S.Pd., anggota DPRD Pringsewu Zunianto,  camat serta penikmat kesenian Wayang Kulit dan masyarakat setempat.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. saat menyampaikan sambutannya mengucapkan selamat memperingati Hari Wayang Sedunia 2018 kepada semua insan pewayangan dan seluruh pecinta wayang di Kabupaten Pringsewu.
 
Menurutnya, kesenian wayang harus tetap dilestarikan, karena selain dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan guna meningkatkan karakter bangsa, juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang luhur , dimana dalam sebuah lakon selalu mengandung filsafat dan mengajarkan budi pekerti luhur serta ajakan melakukan kebajikan, dan inilah sesungguhnya inti dari kesenian Wayang.
 
" UNESCO pada  7 November 2003 silam telah menobatkan wayang sebagai Masterpiece of Oral and lntangible Heritage of Humanity atau Warisan Mahakarya Dunia Yang tak Ternilai dalam Seni Bertutur Asli Indonesia,"Kata Fauzi
 
"Sejak itulah setiap tanggal 7 November  diperingati sebagai Hari Wayang Sedunia. Dengan demikian, wayang bukan hanya menjadi milik lndonesia saja, namun telah diakui dan juga menjadi milik dunia,"Ujarnya.
 
Wabup Pringsewu menambahkan upaya-upaya pelestarian yang lebih intens dan masif terhadap seni budaya, akan terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, sebagai bagian dari program pembangunan kebudayaan nasional.
 
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjadikan Wayang sebagai aset budaya bangsa yang dapat mendukung upaya peningkatan aktualisasi nilai-nilai Pancasila.
 

 

  "Aktualisasi nilai-nilai Pancasila melalui Wayang, adalah dalam upaya untuk membangun bangsa yang berkepribadian agar mampu hidup dengan berbudi luhur dan menjadi manusia yang bermartabat,” tutupnya. 
Page 1 of 67

Statistik Pengunjung

002999141
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
874
3806
24120
2952921
56554
112583
2999141

IP Anda: 54.91.203.233
Server Time: 2018-11-17 05:42:43

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]