Musyawarah warga dusun 1 ,warga dusun 3 bersama kepala pekon sukamulyo Featured

Thursday, 07 February 2019 16:01
Muaramedia.com, Pringsewu, Adanya perselisihan warga dusun 1, warga dusun 3 dengan perangkat pekon/ kepala dusun sukamulyo, dengan alhasil di adakan musyawarah bersama di kantor pekon sukamulyo kecamatan banyumas, kabupaten pringsewu, kamis(07/02).
 
Adapun yang hadir pada rapat musyawarah tersebut camat banyumas, kepala pekon sukamulyo,kapolsek, kapolpos, anggota dprd pringsewu, perangkat pekon, tokoh masyarakat, warga dusun 1 dan warga dusun 3.
 
 
 Dalam rapat musyawarah tersebut Camat banyumas Moudy ary nozilla mengatakan, mengaspirasi kepada masyarakat tentang kritikan terhadap warga dusun 1,warga dusun 3 untuk mengganti aparat pekon/ kepala dusun tersebut,tetapi harus mengacu dengan peraturan yang berlaku, maupun dari peraturan kementrian, perda dan perbub.
 
"Adapun acuan peraturan tersebut antara lain peraturan menteri dalam negeri no 3 tentang pengakatan dan pemberitian perangkat desa,perda no 4 tentang pengakatan dan pemberhentian kepala pekon tahun 2017, peraturan bupati no 49 tahun 2017,Ketika aturan belum dirubah mau tidak mau peraturan itu harus di tegakkan,"Tegas pak camat.
 
Maudy menambahkan Poin yang terpenting tentang pengakatan dan pemberhentian perangkat pekon yang tertuang peraturan dalam negeri, perda dan perbub, antara lain perangkat pekon usia 60 tahun harus di berhentikan, perangkat pekon pendidikan menimal sma /sederajat sampai bulan agustus 2019 kalau tidak mempunyai ijazah sma/sederajat harus di berhentikan.
 
Adapun mekanisme pengakatan, pemilihan perangkat pekon harus di seleksi oleh panitia, untuk warga yang ingin  menjadi perangkat pekon harus mendaftar ke team panitia, hasil dari team panitia di kirim ke kecamatan dan akan di rekomendasi camat dan akan di keluarkan SK.
 
"SK camat tidak ada periode jabatan, pengakatan dan pemberhentian perangkat pekon sudah di atur oleh isi perda, antara lain bila perangkat pekon terkena pidana bisa di berhentikan,perangkat pekon tidak bisa melaksanakan tugas bisa di berhentikan bila meninggal dunia bisa di gantikan yang baru,"Ujarnya.
 
Anggota dprd pringsewu suherman dalam rapat tersebut mengatakan, peraturan memang sudah ada aturan dan harus di laksanakan.
 
"Untuk kepala pekon pada Masyarakat jangan terlalu banyak mengumbar janji pada  pencalonan kepala pekon sebelumnya  yang salah satunya akan menganti perangkat pekon yang tidak bisa melaksanakan kinerja, karena hal tersebut bisa menjadi momentum kedepannya,"tutur anggota dprd pringsewu.
 
Kapolpos bripka Yudi dalam rapat tersebut mengatakan, musyawarah ini harus berjalan dengan baik jangan sampai terjadi gontok gontokan, kita harus melaksanakan  ketertiban dan menjunjung hasil musyawarah agar tercipta kedamaian.
 
Salah satu tokoh masyarakat Mahsus dalam tersebut mengatakan, kami sebagai perwakilan warga datang ke sini belum tahu peraturan kementrian, perda perbub sebelumnya.
 
"Kenapa kami kesini, karena kami sebagai warga tidak merasakan hasil kinerja perangkat pekon, apapun program dari pemerintah tidak sampai ke masyarakat," kata mahsus.
 
Mahsus menambahkan warga menagih janji kepada kepala pekon untuk mengganti perangkat pekon/kepala dusun yang tidak transparan tentang kinerja pemerintah, dan tidak melaksanankan kinerja dengan baik.
 
Warga pekon dusun 3 Kelik menyapaikan aspirasinya, untuk penjaringan perangkat pekon tidak ada sosialisasinya, sehingga sipatnya tertutup.sehinggah warga merasa bingung tentang data perangkat pekon tersebut.
 
Perwakilan warga dusun 1 Teri menyampaikan aspirasinya, tentang perda yang tidak pernah di sosialisasikan kepada masyarakat.
perda ini seharusnya sebelum terbentuk harus di sosialisasikan terlebih dahulu, 
 
"kita sebagai perwakilan warga dusun 1 untuk memintak pergantian kepala dusun  dengan adanya pemilihan dan penjaringan ulang, karena kinerja seseorang bukan di nilai dari kerja pekon saja, tetapi harus ada hubungan harmonis terhadap masyarakat agar tercipta kerukunan," Tutur Teri.
 
Camat banyumas Maudy menanggapi sekarang semua sudah keterbukaan publik, masyarakat juga harus aktif, perangkat pekon juga harus aktif sehingga tidak ada yang saling menyalahkan.
 
"Yang menilai kinerja seseorang itu banyak, salah satunya pimpinan kepala pekon, masyarakat setempat sehingga untuk perangkat pekon dan kepala pekon harus kuat dengan sosialisasinya,
pembangunan pekon  harus sampai ke dusun dusun dan transfaran, agar tercipta pekon yang mandiri.kinerja yang tahun sebelumnya harus di perbaiki agar kedepan lebih baik,"Tutur Maudy.
 
Maudy menerangkan,Usulan pemberhentian perangkat pekon /kepala dusun telah di terima dari kepala pekon sukomulya ke kecamatan banyumas karena paktur usia,kecamatan sudah mengeluarkan surat rekomendasi pemberhetian perangkat pekon/kepala dusun dan sudah di serahkan ke kepala pekon.Untuk selanjutnya team seleksi harus gencar sosialisasi untuk pemilihan perankat pekon/kepala dusun yang baru jangan sampai masyarakat tidak tau informasinya.
 
Kepala pekon sukamulyo Nova kurohman dalam kesempatan ini mengatakan, semua manusia pasti ada keterbatasan dalam hal apapun, sehinggah keterbatasan menjadi ilmu pelajaran untuk kita kedepan.
 
"Saya sebagai  kepala pekon sukamulyo, perlu banyak himbauan dari warga tentang kinerja kedepan agar tercipta pekon sukamulyo yang mandiri,"Ujar kepala pekon.
Rate this item
(0 votes)
Read 8 times

Statistik Pengunjung

003323817
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
794
1138
794
3301584
65880
101559
3323817

IP Anda: 107.23.176.162
Server Time: 2019-02-17 18:29:02

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]