Seputar Pringsewu

Seputar Pringsewu (928)

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. mengharapkan dengan adanya program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Harapan tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan audiensi LKM dari Kelurahan Pringsewu Barat, Pringsewu Timur, Pringsewu Utara, Pringsewu Selatan serta Pekon Jatiagung di ruang kerja Wakil Bupati Pringsewu, Jumat (7/9). 
 
Kunjungan tersebut didampingi Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan, beserta para lurah dan pekon penerima program Kotaku. Penetapan wilayah kumuh ini sendiri berdasarkan SK Bupati Pringsewu.
 
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi juga meminta para LKM dapat menjelaskan kepada masyarakat terkait program Kotaku serta mekanismenya.
 
 "Saya tidak ingin  program Kotaku ini dikerjakan pihak ketiga. Diharapkan output dari program ini lebih banyak dan maksimal," harapnya.
 
Terkait program Kotaku dimana dana yang dikucurkan mencapai Rp.4 milyar yang terbagi menjadi beberapa item, wabup mengatakan Pemkab Pringsewu tentunya menerima ide dan masukkan dari masyarakat, yang kesemuanya adalah dalam rangka menuju perbaikan.
 
Untuk diketahui, program Kotaku di Pringsewu, seperti  disampaikan oleh lurah masing-masing, di Kelurahan Pringsewu Timur berada di 3 RT dengan luas 4,633 hektar, kemudian Pringsewu Barat di Lingkungan l (RT 1,2,3 dan lV) dan Lingkungan ll (RT 5), dengan kegiatan rabat beton, motor roda tiga (2 buah), kemudian Pringsewu Utara di Lingkungan ll (RT  1,2,3 dan 4), Lingkungan V (RT 7), dan Lingkungan l (RT 6), dengan kegiatan rabat beton, motor roda tiga (2 buah), dan drainase, kemudian Pekon Jatiagung di RT 3 dan 4 pada RW II dan III dengan luas wilayah kumuh 2,5 hektar, dengan kegiatan pembuatan drainase dan sumur bor.
 
Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) adalah satu dari sejumlah upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di Indonesia dan mendukung Gerakan 100-0-100, yaitu 100 % akses universal air minum, 0 % permukiman kumuh, dan 100 % akses sanitasi layak.
 
"Arah kebijakan ini adalah membangun sistem, memfasilitasi pemerintah daerah, dan berbasis komunitas. Program Kotaku berkolaborasi melalui peningkatan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat,"Ujarnya.
Muaramedia.com, Pringsewu (Lampung) - TIM Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Pringsewu terus lakukan pemeriksaan terkait dugaan korupsi ADD dan ADP 2017 Pekon Sinar Mulya kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu.
 
Hasil pantauan awak media,Rabu (05/09/2018)  dikantor kejaksaan Negeri Pringsewu nampak Kasi PMD Kecamatan Banyumas, Zainal arifin sedang dilakukan pemeriksaan oleh TIM Pidana Kusus diruang tertutup.
 
Terpisah, Kabid Bidang Pembangunan dan  Pengembangan DPMP Pringsewu saat dikonfirmasi  awak media terkait pemeriksaan Kasi PMD Kecamatan Banyumas  lewat pesan watshap,Tri Haryono  membenarkan terkait pemeriksaan Kasi PMD kecamatan Banyumas oleh Tim Pidana Kusus Kejaksaan Negeri Pringsewu 
 
"Hanya dimintai keterangannya terkait sehubungan degan dugaan Tindak Pidana Korupsi (TIPIKOR)  DD dan ADP 2017 Pekon Sinar Mulya Kecamatan Banyumas oleh Tim Pidsus."ucapnya
 
Lanjutnya, dapat dijelaskan bahwa hanya terkait tugas pokok dan fungsi pada bidang Pembangunan dan Pengembangan DPMP, sesuai dengan peraturan dan petunjuk pelaksana yang berlaku.
 
"Untuk proses pencairan Dana, DPMP hanya meneruskan berkas permohonan kepada BPKAD degan  memberikan Nota Dinas Permintaan pembayaran dan sebatas meneliti kelengkapan berkas secara administrasi." tutupnya
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Calon kepala pekon se Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu  yang akan berkontestasi pada Pemilihan Kepala Pekon Serentak 2018 mendeklarasikan Pilkakon Damai.
 
Penandatanganan deklarasi dilaksanakan di gedung Nahdlatul Ulama Kabupaten Pringsewu, Rabu (5/9), dihadiri Bupati Pringsewu Sujadi, Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Dudi Mashardi, Kepala Badan Satpol Pamongpraja Edi SP, camat dan uspika, serta kepala pekon dan BHP se Kecamatan Pagelaran. 
 
Bupati Pringsewu Sujadi berharap Deklarasi Pilkakon Damai tersebut hendaknya dapat dinilai secara bijaksana sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan peran dan posisi masing-masing.
 
"Saya haraf sebagai peserta kontestasi, aparat pemerintah dan keamanan, serta masyarakat harus berkerja sama dalam rangka mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon Serentak Kabupaten Pringsewu 2018, khususnya di Kecamatan Pagelaran,"Tuturnya.
 
Untuk diketahui, para calon kepala pekon yang ikut berdeklarasi seluruhnya berjumlah 46 cakakon, terdiri dari Pekon Pagelaran (5 orang cakakon),  Tanjungdalom (5 orang), Karangsari (4 orang), Pamenang  (3 orang), Lugusari (3 orang), Candiretno (2 orang), Pujiharjo  (2 orang), Way Ngison (2 orang), Gemahripah  (3 orang), Gumukmas (3 orang),  Panutan (4 orang), Patoman (5 orang), serta Pekon Padangrejo (5 orang cakakon).
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman melakukan penanaman jagung perdana serentak di seluruh Indonesia di Pekon Srikaton, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Selasa (4/9).
 
Selain Mentan, juga hadir Direktur Jenderal PPMD Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI Taufik Majid, anggota DPD-RI dari Provinsi Lampung Anang Prihantoro, Bupati Pringsewu Sujadi dan Wakil Bupati Fauzi, Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umarsyah, Aster TNI-AD Mayor Jenderal TNI Supartodi, Direktur Pengadaan Perum Bulog Bachtiar, jajaran Pemprov Lampung dan Pemkab Pringsewu, DPRD dan muspida Pringsewu, gapoktan dari sejumlah kabupaten, serta tokoh masyarakat setempat.
 
Pada kesempatan tersebut, Mentan juga 
menyerahkan bantuan berupa alsintan dan bantuan benih jagung sebanyak 45 ton senilai Rp.1.900.000.000,00, yang cukup untuk lahan jagung di Kabupaten Pringsewu  seluas 3.006 hektar. Selain itu, juga berupa bantuan bibit padi gogo untuk lahan seluas 1.050 hektar di Pringsewu.
 
Selain bantuan khusus untuk Kabupaten Pringsewu, Kementan juga memberikan bantuan untuk Provinsi Lampung berupa bibit kopi robusta sebanyak 830 ribu batang untuk lahan seluas 830 hektar , peremajaan  tanaman kakao sebanyak  270 ribu batang untuk luas lahan 270 hektar,  rehabilitasi tanaman lada 900 ribu batang untuk luas lahan 1.125 haektare, serta rehabilitasi tanaman 12 ribu batang untuk 200 hektar lahan.
 
Ditandatangani pula nota kesepahaman antara PBNU dengan Kementerian Pertanian. Terkait nota kesepahaman ini, Ketua Bidang Ekonomi PBNU Umarsyah mengatakan kerja sama Kementerian Pertanian dengan PBNU bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi jagung nasional, sehingga swasembada jagung terus terjaga dan petani akan semakin sejahtera.
 
Sementara itu, Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya mengatakan tanam perdana jagung ini merupakan realisasi dari kerja sama Kementan dengan PBNU guna mendorong peningkatan produksi jagung nasional.
 
Hal tersebut, kata Amran, sejalan dengan program Presiden Joko Widodo dalam rangka mengentaskan kemiskinan.
Lebih lanjut diungkapkan Mentan, bahwa Lampung merupakan salah satu sentra produksi jagung di lndonesia dengan kontribusi sebesar  8,6% atas produksi jagung nasional.
 
Dari target produksi jagung tahun 2018 sebesar 30,05 juta ton, Menteri Pertanian optimistis dapat tercapai, mengingat luas panen jagung tahun 2018 ini mencapai 5,73 juta hektar.  Mentan Amran mengkhususkan  produksi jagung di Provinsi Lampung dengan luas panen mencapai 486.313 hektar dan tingkat produksi mencapai 5,3 ton/hektar, dengan total produksi  2,58 juta ton.
 
Bupati Pringsewu Sujadi pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas bantuan yang diberikan bagi para petani di Kabupaten Pringsewu.
 
"Ia berharap bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi peningkatan hasil panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani,"ungkapnya

Untuk diketahui, selain di Pringsewu, Lampung, kegiatan tanam jagung perdana serentak di seluruh Indonesia ini juga dilaksanakan di sejumlah daerah lainnya diantaranya di Provinsi Bengkulu, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat, dengan cakupan lahan seluas 73.051 hektar.

Muaramedia.com, PRINGSEWU -- Sebanyak 195 orang peserta terdiri dari kepala Sekolah maupun Guru Taman Kanak-Kanak se Kabupaten Pringsewu mengikuti Seminar Pendidikan dengan tema "manajemen kepala TK untuk memenuhi 8 standar di pendidikan Taman Kanak-Kanak" bersama membangun Bangsa sejak usia dini dalam hal ini bekerjasama dengan PT. Penerbit Erlangga Kabupaten Pringsewu. 
 
Acara yang dipusatkan di gedung Aula STIE Muhammadiyah Pringsewu, ini dibuka langsung oleh Kabid himpaudi Hj. Peni widiyanti, M. M mewakili kepala dinas pendidikan kabupaten pringsewu Lampung, Selasa, (4/9/2018). 
 
Turut hadir ketua IGTK Kabupaten, Ketua IGTK kecamatan, kepala TK, pengelola, yang ada di 9 Kecamatan se Kabupaten Pringsewu, kepala sekolah dan guru taman kanak kanak se Kabupaten Pringsewu serta nara sumber dari  bandung Dr. Eko Setiawan, M. Pd. 
 
Ketua Panitia sekaligus ketua IGTK PGRI Kabupaten Pringsewu  Hj. Suwami .Spd, Mpd dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Seminar Pendidikan menjadi Guru Profesional ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pertemuan rutin dilaksanakan oleh IGTK.
 
"Landasan pertemuan ini  bermanfaat dengan menambah ilmu dan wawasan, 
agar seorang guru menjadi sosok yang di hormati dan menjadi contoh tauladan bagi anak didiknya,"Ujarnya.
 
Ia menambahkan, keberhasilan pembelajaran di sekolah ,perkembangan peserta didik dalam belajar dalam Minat, bakat, kemampuan, dan potensi anak didik tidak akan berkembang secara optimal tanpa bantuan guru.
 
Hj. Peni widiyanti, M.M selaku kabid himpaudi mewakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan sekaligus membuka acara  Dalam sambutannya mengatakan kegiatan seminar  guru perlu memperhatikan peserta didik secara individual. 
 
"Tugas guru tidak hanya mengajar, namun juga mendidik, mengasuh, membimbing, dan membentuk kepribadian siswa guna menyiapkan dan mengembangkan sumber daya manusia (SDM),"Tuturnya.
 
Guna meningkatkan mutu pendidikan, maka peran guru sangat penting dan sangatlah dibutuhkan para guru-guru yang profesional. 
 
Untuk itu, seorang guru harus mampu meningkatkan profesionalismenya sebagai seorang pendidik, Sehingga dapat memecahkan problem anak didik dalam belajar. 
 
Menambahkan, di pertemuan ini juga diharapkan para Guru Taman Kanak-Kanak ini dapat menambah pengetahuan guru sebagai pendidik tentang bagaimana untuk meningkatkan profesionalisme guru agar dapat menjadi seorang guru yang profesional dan dapat memajukan mutu pendidikan anak.
 
Sementara, Aris Eko asisten manager PT. Erlangga perwakilan pringsewu menyebutkan, seminar yang dilaksanakan ini diharapkan dapat menambah ilmu dan wawasan bagi seroang pendidik.
 
"Karena ilmu itu tidak bosan-bosan kita menimbanya. Dari ilmu yang kita dapat ini, nantinya dapat diberikan kepada anak kita dirumah, juga disekolah Taman Kanak-Kanak. Artinya, ilmu yang didapat terapkan disekolah kita masing-masing," Tegas Aris Eko.

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Polsek Pagelaran Polres Tanggamus menangkap pria berusia 24 tahun berinisial CH, yang merupakan pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) 2 unit handphone milik korbannya Andiyono (32) warga Pekon Patoman Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu.

Dari CH yang beralamat di Pekon Tanjung Kemala Kecamatan Pugung Kabupaten Tanggamus tersebut turut diamankan barang bukti 1 unit hp Samsung Galaxy J5 warna putih dan 1 unit hp Samsung S5 warna putih.

Kapolsek Pagelaran Iptu Edi Suhendra, SE mengungkapkan, pelaku berhasil ditangkap tadi malam, Minggu (2/9) sekitar pukul 19.00 Wib.

"Pelaku diamankan saat Pekon Pagelaran saat ia melintas di jalan setempat mengendarai sepeda motor seorang diri," ungkap Iptu Edi Suhendra, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Senin (3/9) pagi.

Lebih lanjut, Iptu Edi Suhendra mengatakan penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut laporan korbannya seusuai laporan polisi tanggal 16 Juli 2018. Dimana akibat pencurian tersebut korban mengalami kerugian 1 unit hp Samsung Galaxy J5 warna putih dan 1 unit hp Samsung S5 warna putih.

"Akibat pencurian korban mengalami kerugian 2 handphone senilai Rp. 3 juta," ujarnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Pagelaran, "Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara," tandasnya.

Sementara, menurut keterangan korbannya, kejadian pencurian 2 handphone miliknya diketahuinya pada Senin (16/7/18) sekitar jam 05.00 Wib

"Minggu (15/718) sekitar pukul 23.00 Wib, dua handphone tersebut dicas diruangan TV namun saat saya bangun pagi hp sudah hilang," kata Andiyono dalam laporannya.

Ditambahkan Andiyono pelaku memasuki rumahnya melalui pintu depan, "Pelaku masuknya melalui pintu depan mendongkel kunci pintu," tandasnya.

Muaramedia.com, Pringsewu – Sebanyak 12 Penjabat Kepala Pekon dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung dilantik oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. di Gedung Serbaguna Kecamatan Sukoharjo, Senin (3/9).
 
Para Penjabat Kepala Pekon yang dilantik masing-masing adalah Kuncoro Sancoko (Pj Kapekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo), Any Wijayanti (Pj Kapekon Pujiharjo), Slamet (Pj Kapekon Padangrejo), kesemuanya di Kecamatan Pagelaran, Sanuri (Pj Kapekon Way Kunyir, Kecamatan Pagelaran Utara), Samsul Hakim (Pj Kapekon Kotawaringin), Asmudi (Pj Kapekon Bandung Baru Barat), Purwanto (Pj Kapekon Srikaton), M.M.Yamin (Pj Kapekon Totokarto), Rosadi (Pj Kapekon Tunggulpawenang), kesemuanya di Kecamatan Adiluwih, Erly Yunarni (Pj Kapekon Sinarbaru Timur), Zainuri (Pj Kapekon Sukoharjo lll Barat, dan Sunaryo (Pj Kapekon Panggungrejo Utara), kesemuanya di Kecamatan Sukoharjo.
 
Kepada para kepala pekon yang dilantik, Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. mengharapkan dapat  menyesuaikan diri dengan tugas dan jabatannya, serta dapat mengambil alih tugas-tugas yang ditinggalkan kepala pekon sebelumnya.
 
" berdasarkan PP No.43/2014 sebagai aturan pelaksanaan UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa, pada Pasal 57 Ayat (3) disebutkan bahwa Bupati/walikota mengangkat penjabat kepala desa dari pegawai negeri sipil dar pemerintah daerah kabupaten/kota,"Ujarnya.
 
Namun demikian, dalam hal ini PNS atau pejabat yang dtunjuk juga harus memenuhi beberapa persyaratan dan kualifikasi, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 58 Ayat (1) Peraturan Pemerintah No.43 Tahun 2014, yakni paling sedikit harus memahami bidang kepemimpinan dan teknis pemerintahan.
 
Menurut Fauzi,  tugas dan kewenangan Penjabat Kepala Pekon itu sama dengan Kepala Pekon Definitif, sebagaimana tertuang dalam Pasal 58 Ayat (2) PP No.43 Tahun 2014, bahwa Penjabat Kepala Desa melaksanakan tugas, wewenang, dan kewajiban serta memperoleh hak yang sama dengan Kepala Desa.
 
"Yang lebih penting,  salah satu tugas utama  Penjabat Kepala Pekon, adalah mempersiapkan, memfasilitasi, selaligus melaksanakan Pemilihan Kepala Pekon Definitif, disamping harus mampu menjadi pelayan yang baik bagi seluruh warga, dan betul-betul bisa menjadi seorang pamong, yang mengayomi dan melayani seluruh warga secara adil,"Ungkapnya.
 
Lebih lanjut Wabup meminta Penjabat Kepala Pekon berpijak pada peraturan, hukum dan perundang-undangan yang berlaku, dengan dilandasi semangat pengabdian, dimana dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Pringsewu akan membantu, membimbing serta membina, mengingat baik dan buruk serta maju dan tidaknya Kabupaten Pringsewu akan sangat tergantung dari jenjang pemerintahan di bawahnya, yakni kecamatan dan pekon atau kelurahan.
 
"Bahwa salah satu keberhasilan dari penyelenggaraan pemerintahan pekon, pertama-tama akan dinilai dari kegiatan pelayanan kepada masyarakat, sehingga Penjabat Kepala Pekon diharapkan selalu berkoordinasi dan menjalin komunikasi yang baik dengan lembaga-lembaga pekon, Badan Hippun Pemekonan, serta seluruh tokoh masyarakat, karena dari sanalah  dapat diketahui berbagai aspirasi, saran, serta kebutuhan masyarakat,"Tegas Fauzi.
 
Acara pelantikan sembilan Penjabat Kepala Pekon tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, anggota DPRD dari daerah pemilihan setempat, muspida, tokoh masyarakat, camat dan uspika  serta kepala pekon se Kecamatan Sukoharjo.
 
Untuk diketahui, ada 59 pekon di Kabupaten Pringsewu yang  akan menyelenggarakan pemilihan kepala pekon secara serentak pada tanggal 10 Oktober 2018 mendatang, yang tersebar di sejumlah kecamatan, yakni di Kecamatan Pringsewu (2 pekon), Gadingrejo (6 pekon), Ambarawa (4 pekon), Pardasuka (6 pekon), Pagelaran (13 pekon), Banyumas (6 pekon), Adiluwih (7 pekon),  Pagelaran Utara (6 pekon), serta di Kecamatan Sukoharjo (9 pekon). 

Pemilihan Kepala Pekon serentak tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pringsewu No.B/363/KPTS/U.02/2018. Dari ke-59 pekon tersebut, baru 12 pekon tersebut diatas yang jabatan kepala pekonnya telah habis sehingga perlu ditunjuk penjabat kepala pekon guna memimpin pemerintahan di masing-masing pekon.

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyampaikan Rancangan Perubahan KUA PPAS 2018 pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu, Senin (3/9). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Ilyasa didampingi Wakil Ketua l Sagang Nainggolan dan Wakil Ketua ll Stiyono, dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Fauzi beserta jajaran pemerintah kabupaten dan muspida Pringsewu.

Menurut Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, jumlah pendapatan Kabupaten Pringsewu secara keseluruhan sebelum perubahan adalah sebesar Rp.1.183.859.456.500,00, dan penyesuaian asumsi setelah perubahan menjadi Rp.1.186.663.002.884,00.

Sedangkan kebijakan belanja daerah pada APBD 2018 terdiri belanja langsung dan tidak langsung. Perubahan belanja tidak langsung terjadi pada belanja pegawai yang turun dari Rp.485.761.698.840,00 menjadi Rp.476.793.756.829,51.

Sedangkan belanja hibah mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp.21.567.800.000,00 menjadi Rp.23.767.800.000,00. Belanja bansos tidak berubah, sedangkan belanja bantuan bagi hasil pajak dan retribusi daerah kepada pekon meningkat menjadi Rp.2.401.150.000,00 dari sebelumnya yaitu Rp.2.343.650.000,00, disebabkan adanya penambahan bagi hasil pajak dan retribusi kepada pekon terkait kenaikan pajak daerah.

Sementara untuk bantuan keuangan kepada pemerintah pekon tidak berubah. Sedangkan belanja tidak terduga turun dari Rp.500.000.000,00 menjadi Rp.250.000.000,00, dan untuk belanja langsung meningkat menjadi Rp.553.251.141.674,93.

Muaramedia.com, Pringsewu -- Sekolah lanjutan tingkat pertama(SLTP) negeri 3 pringsewu, setelah melalui tahap lomba cerdas cermat kebudayaan dan permuseuman se provinsi lampung yang mendapatkan peringkat satu, sltp negeri 3 pringsewu mewakili lampung ke tingkat nasional, hal ini di ungkap oleh kepala sekolah sltp negeri 3 pringsewu drs.H.Mukodas, Sabtu(2/9) berempat di ruang kerjanya.

 
Kepala sekolah sltp negeri 3 Mukodas mengatakan, setelah melihat anak didik kami saat mmengikuti pertandingan lomba cerdas cermat kebudayaan dan permuseuman se provinsi lampung tanggal 23-24 augustus yang lalu dan berhasil mendapat peringkat pertama.
 
mukodas menambahkan,sltp negeri 3 pringsewu yang di wakilkan anak didik kami Sony dwijanto,Keyla shafira az zahira,Annisa rizki ananda. Optimis siap untuk bertanding ke tingkatkan nasional pada tanggal 3-7 september 2018 
 
"Dalam hal ini mohon doa dan dukungan buat anak didik kami untuk mewakili lampung dalam lomba cerdas cermat kebudayaan dan permuseuman di jakarta, agar mendapatkan hasil yang memuaskan,"Ujarnya.
 
Guru pendamping dalam lomba cerdas cermat kebudayaan dan permuseuman dari sltp negeri 3 Endah winarni.Spd mengatakan, persiapan untuk anak didik kami dalam pertandingan nanti sudah kami persiapkan selama sebulan yang lalu.
 
Endah menambahkan, untuk fisik dan mental anak didih kami sudah siap, hal ini sudah terlihat pada saat pertandingan se provinsi beberapa waktu yang lalu, anak didik kami berhasil mendapat peringkat satu.
 
"Untuk anak didik kamu sony dwijanto kelas 9.3 ,Keyla shafira az zahra kelas 8.1 , An nisa rizki ananda kelas 8.1,jaga kesehatan, jangan gugup kosentrasi dalam pertandingan,"Tuturnya.
 
Keyla shafira az zahra kelas 8.1 mewakili temannya mengatakan, kami bertiga optimis dalam pertandingan ini, apapun hasilnya kami akan berusaha memberikan yang terbaik untuk lampung.
 
"Untuk warga lampung khususnya, mohon doa dan restunya di dalam pertandingan ini, agar kami bertiga mendapat kemudahan dalam segala hal di dalam pertandingan ini," Tutupnya.

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Yatino (36) warga Desa Karang Rejo Kecamatan Bunga Mayang Lampung Utara, seorang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) sepeda motor milik Sri Heni Winarsih berhasil di tangkap Jajaran Unit Reskrim Polsek Gading Rejo Polres Tanggamus.

Mirisnya menurut keterangan korban Sri Heni Winarsih nenek 58 yang merupakan pedagang di Pasar Gading Rejo dia telah memberikan tempat berteduh/menginap untuk Yatino, muasalnya Yatino kala itu ditemukan olehnya tidur di emperan Pasar Gading Rejo, karena merasa kasihan kemudian dibawa kerumahnya, namun dua hari dirumah korban Yatino malah mencuri sepeda motor dan hp anak korban.

Kapolsek Gading Rejo AKP Sarwani, SE mengungkapkan tersangka ditangkap berdasarkan penyelidikan laporan korban pada tanggal 28 Agustus 2018.

"Alahamdulillah kemarin Sabtu (1/9/18) sekitar pukul 01.00 tersangka dapat ditangkap di Pasar Candimas Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara," ungkap AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Minggu (2/9/18) pagi.

Lanjutnya, dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat Nopol B 3883 BDB berikut kunci kontak dan STNKnya.

Kapolsek menjelaskan, adapun kronologis kejadian pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 2018 di rumah korban Dusun Purwosari Pekon Tegalsari Kecamatan Gadingrejo. Dimana tersangka Yatino yang sebelumnya selama 2 hari menginap dirumah korban.

"Pada hari itu sekitar pukul jam 05.00 Wib tersangka sudah tidak ada lagi dan pintu rumah korban sudah terbuka serta barang-barang milik korban berupa sepeda motor berikut STNK dan kunci kontak yang ditaruh di celana anak korban sudah hilang," jelasnya.

Selain itu tersangka juga mengambil satu unit handphone merk Mitto warna Hitam, sehingga korban mengalami kerugian senilai Rp 9 juta.

Yang mana Kunci Kontak sepeda motor tersebut diambil oleh pelaku dari kantong celana anak korban yang tergantung di kamar. "Namun korban baru melapor ke Polsek Gading Rejo pada Selasa tanggal 28 Agustus 2018," tandasnya AKP Sarwani.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Gading Rejo guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara berdasarkan pengakuan tersangka, dia sangat menyesal karena mengambil-barang milik korban, yang diakuinya sangat baik dan memberikan tempat menginap terhadapnya.

"Cuma ingin menguasai barang-barang itu, saya menyesal dan akan membayarnya dengan hukuman ini," tutur bujangan berprofesi buruh tersebut.

Namun apapun itu bentuk penyesalannya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya merugikan orang lain, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Page 9 of 67

Statistik Pengunjung

002992002
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1216
4285
16981
2952921
49415
112583
2992002

IP Anda: 54.235.48.106
Server Time: 2018-11-15 07:48:21

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]