Seputar Pringsewu

Seputar Pringsewu (928)

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Keberadaan Unit Kerja Kantor lmigrasi Kelas l Bandar Lampung di Pringsewu betul-betul dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Bukan hanya masyarakat Pringsewu, namun juga bagi masyarakat daerah lainnya di sekitar Pringsewu, seperti Pesawaran, Pesisir Barat, Tanggamus, serta sebagian Lampung Tengah.
 
Hal ini terbukti dengan semakin meningkatnya permohonan pembuatan paspor maupun dokumen keimigrasian lainnya dari masyarakat Pringsewu dan daerah sekitarnya.
 
Sejak soft opening 25 Juli 2018 lalu, Imigrasi Pringsewu telah menerbitkan sebanyak 35 paspor.  Unit Kerja Kantor Imigrasi Kelas l Bandar Lampung di Pringsewu ini merupakan upaya bersama antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Kantor Wilayah Provinsi Lampung untuk memudahkan masyarakat Pringsewu dan sekitarnya dalam memperoleh pelayanan keimigrasian.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman mengatakan, masyarakat Pringsewu dan sekitarnya dapat memanfaatkan keberadaan Unit Kerja Kantor Imigrasi Kelas l Bandar Lampung di Pringsewu guna mendapatkan pelayanan paspor dan dokumen keimigrasian.
 
 "Sehingga masyarakat Pringsewu dan daerah sekitarnya tidak perlu jauh-jauh dan repot-repot pergi ke Kota Bandar Lampung, tetapi cukup dilakukan di Pringsewu, melalui Unit Kerja Kantor Imigrasi Kelas l Bandar Lampung yang berada di Jalan Lintas Barat Sumatera, Wonokriyo, Gadingrejo, Pringsewu," ujarnya, Kamis (30/8).
 
Pemkab Pringsewu, lanjut Sekda, pada prinsipnya siap untuk membantu pihak Imigrasi dalam memperlancar serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Bahkan pihaknya siap mendukung bilamana nantinya UKK Imigrasi Pringsewu naik status menjadi Kantor Imigrasi Pringsewu.
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Sebanyak 31 pekon di Kabupaten Pringsewu belum melakukan penyetoran PBB P2 kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Tidak mengherankan bila pencapaian target PBB P2 di Kabupaten Pringsewu per 31 Juli 2018 lalu baru mencapai Rp. 1.694.830.601,- atau  38,81%  dari target sebesar Rp.4.367.500.000,00 
 
Demikian terungkap dalam rapat koordinasi (rakor) bulanan jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu di aula utama kantor sekretariat pemkab setempat, Rabu (29/8).
 
Rakor dibuka oleh Bupati Pringsewu H.Sujadi didampingi  Sekkab Pringsewu Drs.H.A.Budiman P.Mega, M.M.,  Asisten Bidang Pemerintahan Drs.H.Zuhairi Abdullah dan Asisten Bidang Administrasi Umum Ir.H.A.Alwi Siregar, serta  dihadiri para staf ahli bupati dan kepala OPD di lingkungan Pemkab Pringsewu, para camat, kepala instansi vertikal, serta jajaran muspida Kabupaten Pringsewu.
 
Sebagaimana disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pringsewu Drs.Masykur, ke-31 pekon dari 131 pekon dan kelurahan di Kabupaten Pringsewu yang belum melakukan penyetoran PBB P2 tersebut, masing-masing adalah Pekon Wonosari, Yogyakarta Selatan di Kecamatan Gadingrejo, kemudian Pekon Kedaung, Sukanegeri, Tg. Rusia Timur, Sukorejo, Pardasuka Timur dan Selatan di Kecamatan Pardasuka, kemudian Pekon Sukawangi, Sukaratu, Gemahripah, Pamenang, Pasirukir, Ganjaran, Sidodadi di Kecamatan Pagelaran, kemudian Pekon Sriwungu, Sinarmulya, dan Banjarejo di Kecamatan Banyumas, selanjutnya Pekon Sinarbaru, Sinarbaru Timur, Pandansari dan Pandansari Selatan, Panggungrejo Utara dan Waringinsari Barat di Kecamatan Sukoharjo, kemudian Pekon Way Kunyir, Fajarbaru, Fajarmulia, Giritunggal, Kamilin, Mada Raya dan Gunung Raya di Kecamatan Pagelaran Utara.
 
Namun demikian, lanjut Masykur,  disamping ada 31 pekon yang belum menyetor PBB P2,  juga terdapat 3 pekon yang justru telah lunas PBB 100% per Juli 2018 lalu, yakni Pekon Mulyorejo dan Waya Krui di Kecamatan Banyumas serta Pekon Sumberejo di Kecamatan Pagelaran. Sedangkan sisanya sudah melakukan penyetoran namun belum 100%.
 
Untuk itu, pihaknya menyampaikan terima kasih dan apresiasi serta memberikan piagam dan hadiah serta dana insentif kepada pekon yang telah menyetor dan melunasi PBB. 
 
Sedangkan terkait banyaknya pekon yang belum melakukan penyetoran PBB, ia meminta para camat untuk memanggil para kepala pekon dan kolektor PBB.
 
"Untuk petugas segera melakukan penagihan dan penarikan PBB P2 terhitung, mengintensifkan penagihan dan penarikan PBB kepada wajib pajak, serta menyampaikan laporan pembayaran kepada Bapenda Kabupaten Pringsewu,"Tegasnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Dalam Rangka Memperingati dan Memeriahkan HUT RI KE 73  Dinas pendidikan Dan Kebudayaan kabupaten Pringsewu meyelenggarakan Festival Kuda Lumping Tingkat Kabupaten Pringsewu  ,Rabu 29/8/2018 bertempat di alun alun Pekon Tulung Agung Kecamatan Gading Rejo.
 
Hadir Pada  festival  Kuda Lumping wakil Ketua DPRD Pringsewu H Setiono SH,Anton Subagiyo SH,Uspika Kecamatan Gading Rejo ,kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan, UPT Pendidikan Se kabupaten Pringsewu dan Kepala sekolah yang ada di wilyah kecamatan Gading Rejo.
 
Ketua pantia Festival Kuda Lumping Safril saleh dalam sambutanya mengatakan Festival Kuda Lumping Merupakan Festival Tahunan sebagai agenda rutin,Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pendidikarn dan Kebudayaan 
 
"Festival Kuda Lumping Tahun 2018 ini merupakan yang  ketiga kalinya , hal ini masih berhubungan dengan  peringatan HUT RI Ke-73 sehingga seluruh kegiatan melibatkan masyarakat,"Tuturnya.
 
Lebih lanjut Safril  menjelaskan Maksud dan Tujuan nya acara ini di selenggarakan Memotivasi kaum muda untuk lebih mengenal warisan budaya, Meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap perkembangan.
 
penyelenggaraan Festival kuda lumping berlangsung dari Tanggal 29-30 agustus  bertempat Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gadingrejo,kabupaten pringsewu.
 
"Peserta Festival Kuda Lumping Tingkat Kabupaten Pringsewu di ikuti sebanyak  25 peserta, yang merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan yang berdomisili di wilayah Kabupaten Pringsewu,para pemenang di festival tersebut akan mendapatkan Tropy piala,piagam,dan uang pembinaan,"Jelasnya.
 
Perlu di ketahui Pembiayaan Penyelenggaraan Festival Kuda Lumping dibiayai oleh APBD pada Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2018 
 
H Sujadi Bupati Pringsewu H.Sujadi Sambutan nya  mengatakan  menyambut baik serta mendukung digelarnya Festival Kuda Lumping ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-73. 
 
Melalui Festival Kuda Lumping ini, selain sebagai upaya untuk melestarikan budaya daerah yang meningkatkan kepedulian masyarakat Pringsewu terhadap kesenian tradisional, memotivasi kaum muda untuk bisa lebih mengenal warisan budaya seni kuda Iumping karena Kuda Lumping merupakan salah satu warisan budaya Ieluhur. 
 
Sebagaimana kita ketahui bersama, di Kabupaten Pringsewu ini ada banyak sekali group atau kelompok kesenian Kuda Lumping yang tersebar di 126pekon dan 5 kelurahan di 9 kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu. 
 
"Bahkan dalam 1 pekon atau desa terdapat lebih dari 1 group kuda Iumping. Ini Berarti bahwa di wilayah Kabupaten Pringsewu ini paling tidak terdapat ratusan group kuda Iumping,"Ujarnya.
 
H Sujadi menambahkan Melalui kesempatan baik ini, secara khusus  meminta Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten 
Pringsewu untuk dapat melakukan pembinaan secara rutin kepada seluruh kelompok atau group Kuda Lumping yang ada di Kabupaten Pringsewu ini, termasuk kesenian lainnya sebagai bagian dari program pembangunan budaya bangsa. 
 
Selanjutnya kepada seluruh group Kuda Lumping se Kabupaten Pringsewu, bila tidak menyalahi kaidah yang ada, diharapkan ada semacam inovasi-inovasi terkait kesenian Kuda Lumping ini, dengan menambahkan sentuhan-sentuhan budaya khas daerah setempat, misalnya dengan sentuhan budaya Lampung. Tentunya dengan tetap menjaga keorisinalitas dan tidak keluar dari pakem. 
 
"Nantinya jika ada orang yang ingin menonton Kuda Lumping dengan citarasa yang sedikit berbeda dari yang biasanya, bisa datang ke Pringsewu. Sehingga diharapkan akan dapat menambah jumlah kunjungan wisatawan baik asing maupun lokal ke Kabupaten Pringsewu,"Tegasnya.
 
Muaramedia.com, Pringsewu (Lampung) - Ridwan Kepala Urusan (Kaur) pembangunan dan Tim Pelaksanaan Pekon Sinarmulya kecamatan banyumas kabupaten Pringsewu diperiksa TIM Pidsus Kejaksaan Negeri Pringsewu.
 
Pantauan awak media di kantor Kejaksaan Negeri Pringsewu, Rabu (29/08/2018) nampak Ridwan sedang  dilakukan pemeriksaan secara kusus oleh Tim PIDSUS diruangan terpisah.
 
Pemeriksaan tersebut  terkait dugaan korupsi Anggaran Dana Pekon (ADP) dan Anggaran Dana Desa (ADD) 2017.
 
Hingga berita ini diterbitkan belum ada yang bisa dikonfirmasi terkait hasil pemeriksaan oleh TIM PIDSUS.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - M.Toha Ashiddiqi dilantik sebagai Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pringsewu 2018-2019 oleh Ketua Bidang Kemaritiman Pengurus Besar PMII Ari Sofyanul Ulum. 
 
Selain Toha, sejumlah pengurus lainnya yang turut dilantik adalah para wakil ketua yakni Rido Sanjaya, Y.Aprizal dan Adven Jonsen, sekretaris Lailaturrohmah beserta para wakil sekretaris Rika Yulistiani, Diah KS, dan Siti Mukaddimah, kemudian Neny Triana dan Wahyuni sebagai bendahara dan wakil bendahara, serta dilengkapi dengan majelis pembina cabang dan sejumlah biro.
 
Pelantikan yang digelar di kampus STMIK Pringsewu, Selasa (28/8) ini dihadiri Bupati Pringsewu H.Sujadi, ketua STMIK Pringsewu Hj.Rita Irviani, S.E., M.M., ketua STIT Pringsewu Dwi Rohmadi, M.Pd.l., ketua PMII Lampung, ketua PMII kabupaten/kota  beserta anggota organisasi kemahasiswaan yang berada dibawah naungan Nahdlatul Ulama ini.
 
Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya menyampaikan tahniah kepada pengurus PMII Pringsewu yang dilantik, dan berharap kepengurusan yang baru dapat bekerja dengan baik dalam mengemban tugas organisasi sesuai dengan AD/ART. 
 
"Semoga hal ini dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam upaya bersama-sama membangun dan memajukan Kabupaten Pringsewu menjadi lebih baik lagi,"Tegasnya.
Muaramedia.com, Pringsewu ,Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu ahirnya pada hari ini senin (27/8) panggil para Kaur dan Aparat Pekon Sinarmulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu, terkait kasus dugaan Korupsi dana ADD dan ADP tahun 2017, yang melibatkan Kepala Pekon setempat Odih Warsono.
 
Setelah melalui proses panjang penanganan kasus dugaan korupsi dana ADD dan ADP tahun 2017 Pekon Sinarmulya ahirnya pihak kejaksaan negeri pringsewu mulai melakukan pemangilan tahap awal, yang ditangani langsung oleh Kasi Pidsus Kejari Pringsewu.
 
Hasil pantauan awak media dikantor Kejaksaan Negeri Pringsewu terlihat kepala pekon sinarmulya Odih Warsono beserta ke tiga perangkatnya    Bendahara Pekon Amirudin, Kaur Pembangunan Ridwan, Pendamping Desa Arman, semuanya akan di periksa oleh team kejaksaan negeri
 
Kepala pekon sinar mulya Odih mengatakan ikuti saja  prosedurnya sesuai apa isi surat panggilannya.
 
"Kami hanya ikuti saja panggilan kejari, bahwasannya sejauh ini Kejari Pringsewu belum pernah melakukan pemeriksaan pada dirinya,"Kata Odih.
 
Terpisah Kasi intelijen Kejari Pringsewu Bayu Wibiyanto,SH. saat ditemui diruang kerjanya, membenarkan jika pihak kejaksaan telah melakukan pemeriksaan, pada Kaur dan aparatur Pekon Sinarmulya, agenda hari ini pemeriksaan tahap awal.
 
"Hari ini team  melakukan pemanggilan Bendahara, Kaur Pembangunan, Pendamping Pekon, dan semua pihak yang tetkait dengan dana ADD dan ADP Tahun 2017, " kata Bayu.
 
BUMIAYU - Warna biru menyala yang terpancar dari Jembatan Talang XL Bumiayu, Pringsewu, dipastikan akan menjadi magnet baru para penghobi swafoto atau foto selfie untuk mendatangi lokasi ini.
Kenapa dinamakan Jembatan Talang XL ? 
 
Tak lain dan tak bukan karena jembatan ini dibangun, lebih tepatnya direhab kembali oleh PT. XL Axiata (Tbk), salah satu perusahaan operator selular di lndonesia, pada jembatan yang sudah ada sebelumnya, yakni Talang IV. 
 
Talang IV yang berada di Desa atau Pekon Bumiayu, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung ini, merupakan salah satu dari 5 talang yang ada di Pringsewu yang dibangun oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda di era 1920-an, sebagai sarana untuk mengairi areal pertanian di wilayah Pringsewu dan sekitarnya.
 
Bupati Pringsewu Sujadi didampingi Presiden Direktur PT. XL Axiata (Tbk) Dian Siswarini berkenan meresmikan Jembatan Talang XL atau Talang IV  di Pekon Bumiayu, Pringsewu, Sabtu (25/8). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Pringsewu dan pengguntingan pita oleh Presdir PT. XL Axiata, yang juga dihadiri anggota DPR RI Al-Muzzamil Yusuf, anggota DPRD Kabupaten Pringsewu Zunianto, Direktur Lembaga Inisiatif Zakat lndonesia (IZI) Wildan Dewayana, serta sejumlah pejabat daerah setempat.
 
Menurut Presiden Direktur PT. XL Axiata (Tbk) Dian Siswarini, perusahaan yang dipimpinnya memiliki program XL Corporate Social Responsibility (XL CSR), dimana program CSR dari XL Axiata ini sebetulnya dititikberatkan pada program pendidikan, sebagaimana yang dilakukan pihaknya di sejumlah daerah.
 
Sedangkan apa yang dilaksanakan di Desa Bumiayu, Pringsewu ini, sebetulnya bukan program CSR Company, melainkan dananya berasal dari wakaf manajemen dan karyawan PT. XL Axiata (Tbk). Oleh karena itu, Dian berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Pringsewu agar semua karyawan yang telah mewakafkan dananya bagi kepentingan masyarakat ini, senantiasa diberikan kesehatan dan keimanan serta perlindungan dari Allah SWT.
 
Dian Siswarini juga mengharapkan jembatan ini dapat bermanfaat, serta meminta masyarakat untuk bersama-sama dapat menjaga serta merawatnya.
 
Bupati Pringsewu Sujadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih serta penghargaan dan apresiasi kepada PT. XL Axiata (Tbk) beserta seluruh karyawan dan manajemen yang telah membangun jembatan Talang IV tersebut. Sujadi berharap apa yang telah diwakafkan oleh para karyawan XL ini dapat menjadi ladang amal yang tidak ada putus-putusnya.
 
" masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas jembatan tersebut dengan sebaik-baiknya bagi kemaslahatan seluruh masyarakat, sekaligus dapat menunjang kemajuan Pekon Bumiayu,"Ujar sujadi.
Muaramedia.com, Pringsewu -- Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu lakukan pemeriksaan pada kasus dugaan korupsi dana Anggaran Dana Desa (ADD) dan Anggaran Dana Pekon (ADP) tahun 2017  Pekon Sinarmulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu,  dimana pemeriksaan terhadap Kepala Pekon Setempat Odih warsono mulai tahap penyelidikan Pidana Kusus (PIDSUS) Kejari Pringsewu.
 
Kasi intel Kejaksaan Negeri Pringsewu (Kejari) saat ditemui diruang kerjanya, pada Jumat (24/08/2018), Bayu.Wibianto.SH.MH  mengatakan secepatnya TIM   akan melakukan penyelidikan secara marathon dan croscek kelokasi hasil pekerjaan pembangunan yang bersumber dari ADD dan ADP 2017.
 
"Tim penyelidikan akan  melakukan secara marathon untuk  mengambil keterangan kepada pihak pihak yang relevan yang ada relevansinya dengan kegiatan yang dimaksud." ucapnya
 
"secepatnya TIM penyelidikan akan melakukan croscek kelapangan untuk melihat hasil pembangunan untuk dicocokkan dengan laporan pertanggung jawaban." tutupnya.
 
Sementara diketahui ada enam macam kegiatan dugaan korupsi Pekon Sinarmulya Kecamatan Banyumas, pembangunan lapangan futsal, pembangunan jalan onderlagh, pembangunan jembatan, pembangunan gorong-gorong, irigasi sawah dan drainase saluran air.
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Wirausaha Muda Nusantara (WIMNUS) Provinsi Lampung akan menggelar Seminar Motivasi Nasional Kewirausahaan bertema Success with Millenial & Peran Pemuda dalam Menghadapi  MEA 2018. Kegiatan rencananya akan dilaksanakan  di Hotel Balongkuring Resort Pringsewu, Sabtu (20/10/2018) mendatang menghadirkan sejumlah narasumber dari Jakarta dan Lampung.
 
Demikian dikatakan Ketua DPD WIMNUS Provinsi Lampung Yogi Angga Pratama saat beraudiensi dengan Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. di ruang kerjanya, Jumat (24/8).
 
Tujuan dari seminar tersebut, menurut Yogi, didampingi sejumlah pengurus WIMNUS Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu, adalah dalam rangka merubah mindset dan pola pikir anak muda agar keluar dari zona nyaman dan dapat berwirausaha secara mandiri.
Seminar tersebut rencana akan diikuti 2.000 peserta mahasiswa dan pelajar di Kabupaten Pringsewu dan sekitarnya.
 
Lebih lanjut diungkapkan Yogi, WIMNUS Provinsi Lampung saat ini beranggotakan 266 anak muda tersebar di kabupaten dan kota se Provinsi Lampung. WIMNUS saat ini sudah melaksanakan berbagai kegiatan yang diadakan di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Lampung, kecuali Mesuji.
 
Terkait hal tersebut, Yogi meminta dukungan dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk suksesnya kegiatan tersebut.
 
Menanggapi hal tersebut, Wabup Pringsewu atas nama Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyatakan dukungannya atas penyelenggaraan seminar tersebut, dalam rangka meningkatkan SDM anak muda di Kabupaten Pringsewu.

Menurutnya, kesuksesan kita pada dasarnya akan tergantung dari diri kita sendiri. Oleh karena itu, wabup juga mengajak kaum muda khususnya di Kabupaten Pringsewu untuk dapat memanfaatkan waktu dengan semaksimal mungkin dengan kegiatan yang positif.

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. membuka sosialisasi mutu dan keamanan pangan segar di Urban Hotel Pringsewu, Kamis (23/8).
 
Kegiatan yang digelar oleh dinas ketahanan pangan Kabupaten  Pringsewu ini diikuti 45 peserta dari UPT pertanian, penyuluh, pengusaha penggilingan padi, gapoktan, kelompok wanita tani, produsen makanan, menghadirkan narasumber dari dinas ketahanan pangan provinsi Lampung dan Pringsewu.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. saat memberikan sambutan mengatakan keamanan pangan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan, dan menjadi tanggungjawab bersama produsen, pemerintah dan konsumen. 
 
"Karena itu untuk mendukung keamanan pangan, pemerintah mengeluarkan PP No.28/2004 tentang keamanan, mutu dan gizi pangan beserta peraturan lainnya," kata Fauzi, didampingi asisten bidang perekonomian dan pembangunan Ir.H.Junaidi Hasyim dan kadis ketahanan pangan Pringsewu Ir.H.Tabrani.
 
Berdasarkan UU No.7/1996 tentang pangan, lanjut dia, tujuan pembinaan dan pengawasan pangan adalah tersedianya pangan yang memenuhi syarat keamanan, mutu dan gizi, terciptanya perdagangan pangan yang jujur dan bertanggungjawab, serta terwujudnya tingkat kecukupan pangan dengan harga yang wajar dan terjangkau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Page 10 of 67

Statistik Pengunjung

002991951
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1165
4285
16930
2952921
49364
112583
2991951

IP Anda: 54.235.48.106
Server Time: 2018-11-15 07:27:24

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]