Seputar Pringsewu

Seputar Pringsewu (928)

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Kabupaten Pringsewu hingga 2018 memiliki sebanyak 392 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)  dengan jumlah kader mencapai 2.005 orang aktif 100%.
 
Demikian diungkapkan Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. saat membuka kegiatan refreshing kader posyandu balita dan kader posyandu lansia Puskesmas Rejo Sari di gedung pertemuan Paris, Pajaresuk, Pringsewu, Selasa (23/10/18).
 
Dikatakan Fauzi, sesuai Permendes RI No.19 tahun 2017 tentang penggunaan dana desa, Kepala UPT Puskesmas dapat berkoodinasi dengan Kepala Pekon setempat untuk pengadaan, pembangunan, pengembangan, pemeliharaan, pengelolaan dan pembinaan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat, seperti Poskesdes, Polindes, Posbindu, serta Posyandu atau pos kesehatan lainnya.
 
"Tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan dasar saat ini adalah masalah eleminasi tuberkulosis, penurunan stunting, serta peningkatan cakupan imunisasi. Dan kader posyandu sangat besar peranannya  dalam membantu puskesmas mewujudkan ketiga prioritas ini," ujarnya.
 
Melalui refreshing kader posyandu ini, lanjut Fauzi, diharapkan dapat menambah wawasan, meningkatkan kemampuan kader dalam pengelolaan posyandu, sehingga dapat turut  memecahkan masalah kesehatan di wilayah masing masing-masing.
 
 Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Pringsewu Drs.Hi.Zuhairi Abdullah, Kadis Kesehatan Pringsewu Purhadi, M.Kes., Kepala UPT Puskesmas Rejosari serta para kader posyandu, baik balita maupun lansia. 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Polsek Sukoharjo mengamankan remaja 15 tahun berinisial DM seorang pelaku pencabulan terhadap anak dibawah berinisial Bunga (6) yang merupakan keluarganya sendiri.
 
Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mengungkapkan, pelaku diamankan pada Sabtu (20/10/18) pukul 22.00 Wib setelah menerima laporan TU (32) selaku ibu korban yang merupakan warga Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu.
 
"Kejadian tersebut diketahui oleh ibu korban, ketika bunga menangis saat buang air kecil dan mengaku dicabuli pelaku di areal perkebunan di Kecamatan setempat," ungkap AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Selasa (23/10/18) pagi.
 
Lanjutnya, berdasarkan laporan tersebut dan kerangan saksi-saksi kemudian pelaku berhasil diamankan di rumahnya wilayah Kecamatan Kalirejo Lampung Tengah. "Pelaku diamankan di rumahnya Kalirejo Lampung Tengah," ujarnya.
 
Saat ini pelaku berikut barang bukti pakaian korban diamanakan di Polsek Sukoharjo, "atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 76E jo pasal 82 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak ancaman maksimal 15 tahun penjara," jelasnya.
 
Kesempatan tersebut, Kapolsek menghimbau orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya, walaupun dibawa oleh keluarga sendiri. Seperti kasus tersebut pelaku merupakan keluarga sendiri sebab kakek korban adalah ayah pelaku. 
 
"Pengawasan orangtua sangat diperlukan untuk mencegah anak dari pelaku pencabulan. Pelecehan seksual terhadap anak bisa juga dilakukan oleh orang dekat. Jadi orang tua wajib waspada jika ada orang di sekitar yang kelihatannya berperilaku aneh saat melihat anak, sebaiknya jaga si kecil dari orang tersebut," tandasnya. 

 

Muaramedia.com, PRINGSEWU  – Diklat Kepemimpinan IV Pemerintah Kabupaten Pringsewu Angkatan l/2018 secara resmi ditutup oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi di aula Bandiklat Pemprov Lampung,  Hajimena, Senin  (22/10/18). 
 
 Acara penutupan dihadiri Kepala Bandiklat Pemprov Lampung, Kepala BKPSDM, serta sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu.
 
Menurut Bupati Pringsewu Hi.Sujadi, diklatpim IV merupakan program peningkatan  kualitas, kreativitas, dan produktivitas, untuk memperkuat kedudukan kepemimpinan bagi aparatur sipil negara yang menduduki jabatan struktural dalam rangka membentuk pemimpin yang berkompeten dan berdaya saing sehingga dapat melaksanakan tupoksinya. 
 
" ASN yang telah mengikuti diklatpim ini dapat menjadi  aparatur yang mampu berperan sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa, serta berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, serta cakap dalam melaksanakan tugas pemerintahan demi terwujudnya good and clean governance,"Ujar sujadi.
 
"Semoga ilmu yang di dapatkan diklatpim IV berguna, bermanfaat, dan di terapkan ke kinerja pemerintahan, sehingga kwalitas kinerja di pemerintahan menjadi lebih baik,"Tegasnya.
 
 
Muaramedia.com, TANGGAMUS - Sarwono (40) warga Rt. 019 Rw. 05 Pekon Waringinsari Timur Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu meninggal dunia akibat tersengat listrik, kemarin, Minggu (21/10/18) siang.
 
Hal itu diketahui setelah anggota Polsek Sukoharjo Polres Tanggamus melakukan pengecekan TKP tersengatnya Sarwono di teras rumah Sudirman warga Pekon Waringinsari Barat kecamatan Sukoharjo, serta hasil pemeriksaan fisik korban oleh Dokter Puskesmas Sukoharjo Dr. Rinto.
 
"Dari hasil pemeriksaan TKP ditemukan kabel penyebab korban tersengat listrik dan keterangan medis serta terlihat fisik korban terdapat luka bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet kaki sebelah kiri," kata Kapolsek Sukoharjo AKP Wahidin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si di Polres Tanggamus, Senin (22/10/18) pagi.
 
Lanjutnya, tindakan kepolisian selain pengecekan TKP dan Korban, Polsek Sukoharjo juga berkoordinasi dengan pihak terkait, meminta keterangan dan pengumpulan bahan keterangan saksi-saksi dan mengamankan barang bukti berupa gulungan kabel PLN.
 
AKP Wahidin menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, kejadian bermula ketika korban bersama rekannya Marsidi (50) sedang mengangkut Pupuk yang terletak di teras rumah Sudirman (36), kemudian di dekat tumpukan pupuk kandang tersebut ada 3 gulungan kabel jalur listrik PLN yang sedang dalam tahap pembuatan jalur baru pengganti kabel jalur yang lama, diduga kabel PLN teraliri listrik.
 
"korban akan mengambil pupuk kandang yang sudah dibelinya diteras rumah Sudirman warga Rt. 02 Rw. 05 Pekon Waringinsari Barat Kecamatan Sukoharjo Pringsewu, ketika korban mencoba mengangkat karung pupuk secara tidak sengaja mengenai gulungan kabel milik PLN dan salah satu gulungan kabel tersebut jatuh dan menimpa kaki hingga perut korban, mengakibatkan luka bakar di perut sebelah kiri dan luka lecet di kaki sebelah kiri," jelasnya. 
 
Ditambahkan AKP Wahidin, berdasarkan konfirmasi dari petugas PLN gulungan kabel tersebut belum teraliri listrik karena baru tahap pemasangan, namun diduga kemungkinan kabel menempel di salah satu kabel yang sudah teraliri aliran listrik sehingga gulungan kabel yang menimpa korban tersebut ada aliran listrik.
 
"Adanya Gulungan kabel PLN tersebut dikarenakan masih adanya pengerjaan pemasangan kabel Jalur pengganti jalur yang lama dilokasi tersebut," ujarnya.
 
Setelah dilakukan Visum di Puskesmas Sukoharjo korban di bawa pulang ke rumah korban di Pekon Waringin Sari Timur Kecamatan Adiluwih Pringsewu guna pemakaman.
 
"Untuk Sementara pihak korban menyatakan akan berkoordinasi dengan keluarga besar mengenai langkah yang akan ditempuh selanjutnya baik menuntut secara hukum atau pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah," tandasnnya. 
 
Sementara Supervisor teknik PLN cabang Pringsewu Imam Supraditio mewakili kepala Cabang PLN  Pringsewu Boy Sidabalok mengatakan memang benar  ada pekerjaan tetapi bukan perbaikan melainkan ada pemasangan jaringan yang lama dan diperbaharui dan saya nyatakan ini murni karena kecelakaan dan di sana petugas yang mengamankan jaringan yang belum aktif yang diamankan oleh petugas dan itu bukan pekerjaan PLN melainkan pekerjaan pihak ke tiga Vendor, belum diserahterimakan  ke PLN Pringsewu.
 
"belum diserahterimakan ke PLN jadi pemasangan jaringan tersebut belum milik PLN karena pekerjaan masih milik vendor atau pihak ke tiga" kata Imam Supraditio di ruang kerjanya, Senin (22/10/18) pagi.
 
Menurut Imam Supraditio, langkah-langkah yang diambil PLN Pringsewu, dari kemarin sudah datang ke sana begitu ada telepon dari warga Waringinsari Barat.
 
"kita datang ke sana untuk melihat kebenaran tentang kejadian tersebut. Kami mengamankan gardu dan mematikan arus di tempat tersebut ya kami mengambil keputusan dimatikan listriknya," jelasnya.
 
Selaian itu, Petugas sudah membawa korban ke puskesmas dan sampai saat ini kami belum mengetahui siapa nama korban dan keadaannya seperti apa.
 
Ditambahkan Imam, PLN ingin masalah tersebut diselesaikan dengan secara kekeluargaan dan kami juga sudah menyampaikan kepada keluarganya dan kami sudah menemui Kepala Pekon Waringin Sari Barat Woto Siswoyo dan Kepala Pekon Waringun Sari Timur Mustofa.
 
"Untuk komunikasi dari warganya Insyaallah ada itikad  baik untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Rencananya hari ini kami PLN dan bersama vendor pihak ketiga ditemani oleh Kepala Pekon Ali Mustofa guna menyelesaikan secara kekeluargaan mudah mudaham ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan," tandasnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung diperingati dengan upacara bendera yang dipusatkan di halaman pendopo kabupaten setempat, Senin (22/10/18).
 
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bupati Pringsewu K.H.Sujadi, serta diikuti para pejabat daerah diantaranya Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, Sekretaris Daerah Drs.A.Budiman P. Mega, M.M., para asisten dan staf ahli bupati beserta para kepala OPD, para camat, jajaran aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, jajaran DPRD dan muspida, ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH.Hambali, Ketua PC NU Kabupaten Pringsewu KH.Taufiqurahman beserta jajaran pengurus PC NU Kabupaten Pringsewu, serta ratusan ulama dan santri dari berbagai pondok pesantren dan madrasah se Kabupaten Pringsewu.
 
Uniknya, semua peserta upacara baik pembina, pemimpin, perwira, maupun para petugas  dan peserta upacara, semuanya memakai kain sarung khas santri lndonesia.
 
Bupati Pringsewu K.H.Sujadi yang bertindak sebagai pembina upacara, dalam amanatnya  mengatakan peringatan Hari Santri Nasional  merupakan sebuah apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Oleh karena itu, peringatan Hari Santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan.
 
Lebih lanjut Bupati Pringsewu KH.Sujadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo yang telah menetapkan Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober.
 
" dimana penetapan Hari Santri Nasional merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam di lndonesia, sebagai wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri,"Ujarnya.
 
Melalui tema 'Bersama Santri Damailah Negeri', peringatan Hari Santri Nasional diharapkan menjadi momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia.
 
Pada kesempatan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Pringsewu juga menyerahkan secara simbolis bibit pohon penghijauan kepada perwakilan ulama.
 
Seusai upacara bendera, para peserta upacara baik ASN maupun santri melakukan kirab dan jalan sehat keliling ibukota Kabupaten Pringsewu  dan masih dengan busana khas kaum santri yakni memakai kain sarung bagi pria, serta busana muslimah bagi wanita, dengan menyusuri ruas jalan utama di Kota Pringsewu, dimulai dari lapangan Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jalan Jenderal Sudirman, Tugu Bambu, Jalan Veteran, Simpang Lima Tugu Pemuda, Jalan K.H.Ghalib Raya, Jalan Jenderal Sudirman, dan kembali ke Pendopo Kabupaten Pringsewu. Berbagai hadiah doorprize juga disiapkan oleh panitia bagi para santri yang beruntung dengan mengundi kupon-kupon yang sebelumnya juga telah dipersiapkan.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Jajaran Unit Reskrim Polsek Gading Rejo bersama Polres Tanggamus mengamankan 3 pelaku perjudian jenis kartu remi di Pekon Panjerejo Kecamatan Gading Rejo Pringsewu.
 
Dari ketiga pelaku berinisial SU (39), SN (42) dan RI (58), petugas juga mengamankan alat perjudian berupa 8 set kartu remi dan uang tunai Rp. 445 ribu.
 
Berdasarkan keterangan ketiga pelaku, perjudian yang dilakukannya tidak hanya mereka namun masih ada 3 pelaku lain yang melarikan diri. Untuk itu petuga juga masih menyelidiki keberadaan pelaku lain yang disebutkan ketika pelaku tersebut.
 
Kapolsek Gading Rejo Polres Tanggamus AKP Sarwani, SE mengungkapkan, ketiga pelaku perjudian diamankan setelah petugas menerima informasi masyarakat yang resah atas prilaku perjudian itu.
 
"Ketiganya berhasil diamankan di belakang kandang ayam pelaku 'RI' di Pekon Panjerejo Gading Rejo, dinihari kemarin Sabtu (20/10/18) pukul 02.00 Wib," ungkap AKP Sarwani, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si, Minggu (21/10/18) siang melalui Whatsapp.
 
AKP Sarwani menjelaskan, pelaku SU merupakan warga Bulukarto Gading Rejo, SN warga Sidoharjo Pringsewu dan RI warga Panjerejo Gading Rejo. "Untuk 3 pelaku lain yang melarikan diri berinisial E, K dan N seluruhnya warga Gading Rejo masih dalam pencarian," tandasnya.
 
Saat ini ketiga pelaku berikut barang bukti 4 Set Kartu Remi Warna Biru, 4 Set Kartu Remi Warna Merah dan uang Rp. 445 ribu diamankan di Polsek Gading Rejo guna penyidikan lebih lanjut. 
 
Sementara menurut keterangan para pelaku, ketiganya mengakui perbuatan judi tersebut bersama 3 orang lain yang melarikan diri. Ketiganya juga mengaku menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulanginya lagi.
 
"Berenam pak yang 3 kabur, ya sangat menyesal dan berjanji tidak mengulangi," kata ketiganya kompak.
 
Namun apapun penyesalnnya tersebut, seperti nasi telah menjadi bubur karena atas perbuatannya, pelaku perjudian dapat dijerat pasal 303 KUHPidana dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Malam menyambut Hari Santri Nasional 2018 yang jatuh pada hari Senin, 22 Oktober 2018, digelar acara istighosah di Makam Tokoh Pejuang Kemerdekaan sekaligus  Ulama Besar KH.Gholib di Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu, Ahad (21/10/18) malam.
 
Istighosah ini dihadiri oleh Bupati Pringsewu KH.Sujadi Saddad beserta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Ketua MUI Kabupaten Pringsewu KH.Hambali, pengurus Nahdlatul Ulama Provinsi Lampung dan Ketua beserta pengurus NU Kabupaten Pringsewu, sejumlah ustadz, kyai beserta santri dan beberapa perwakilan komunitas di Pringsewu.
 
Dipilihnya Makam KH.Gholib sebagai tempat untuk beristighosah mengingat KH.Gholib merupakan tokoh pejuang sekaligus ulama besar berpengaruh, yang  bukan hanya di Lampung saja namun juga di daerah-daerah lain.
 
Perjuangan KH.Gholib bersama para santrinya dalam membela agama dan kemerdekaan RI  tidak pernah diragukan lagi. Jasa-jasanya bagi bangsa dan negara terus dikenang hingga kini.
 
Pada kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu juga meresmikan sekaligus menandatangani prasasti pendopo makam yang beberapa waktu lalu selesai dipugar.
Bandar Lampung – Memeriahkan Lampung Fair 2018,  Pemerintah Kabupaten Pringsewu menggelar Malam Kebersamaan ‘One Night in Pringsewu’ di panggung utama Lampung Fair 2018 serta di Anjungan Kabupaten Pringsewu,  PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Jumat (19/10) malam.
 
Acara ini dihadiri Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Ketua TP-PKK Pringsewu Ny.Hj.Nur Rohmah Sujadi, Sekretaris Daerah Drs.A.Budiman P. Mega, M.M., beserta para kepala OPD, para camat, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu lainnya.
 
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi saat menyampaikan sambutannya mengatakan acara Malam Kebersamaan One Night in Pringsewu ini adalah sebuah acara dari dan oleh serta untuk kita bersama, sebagai  bagian dari upaya untuk lebih meningkatkan  jalinan  silaturahim diantara Pemkab Pringsewu dengan seluruh elemen dan masyarakat.
 
Sekaligus dalam rangka untuk lebih memperkenalkan Kabupaten Pringsewu berikut khazanah kekayaan seni dan budaya yang ada di Bumi Jejama Secancanan kepada masyarakat luas. 
 
Pada kesempatan tersebut ditampilkan berbagai pertunjukan seni budaya daerah Pringsewu, baik musik tradisional seperti musik cetik atau gamolan pekhing yang dimainkan oleh ibu-ibu anggota TP-PKK Kabupaten Pringsewu, lagu pop daerah, dan aneka seni pentas lainnya.
 
Acara tersebut juga diliput secara khusus oleh salah satu teve swasta lokal, serta disiarkan secara langsung (live) oleh LPPL Radio Siaran Pemerintah Daerah - Kabupaten Pringsewu (Radio Rapemda Pringsewu 107.2 FM) dengan dipandu oleh MC sekaligus penyiar radio tersebut Fitri Faula atau bagi pendengar radio lebih dikenal dengan Pipit Pratiwi.
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Dua tersangka pencurian dengan pemberatan (Curat) yakni Heri Irawan (25) warga Dusun Sinar Jaya, Desa Wates, Kecamatan Way Ratai Kabupaten Pesawaran dan Mulyadi alias Mumul (27) warga dusun Bangun sari, Desa Sinar Harapan, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran dilimpahkan Polsek Pardasuka Polres Tanggamus kepada Kejaksaan.
 
Sebab berkas kedua tersangka spesialis Curat sepeda motor tersebut dinyatakan telah lengkap oleh Kejaksaan Negeri Pringsewu sesuai surat nomor nomor : B-1390/N.8.16.8/Epp.1/10/2018 tanggal 10 Oktober 2018.
 
Kapolsek Pardasuka AKP Hary Suryadi, SH mengatakan, tersangka dilimpahkan tahap 2 bersama barang bukti kejahatannya kemarin Rabu (17/10/18) siang.
 
"Oleh karena berkas perkara sudah P21 sesuai dengan ketentuan pasal 8 ayat 3 (b), pasal 138 ayat (1) dan pasal 139 KUHAP, penyidik menyerahkan tanggungjawab tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan untuk dilimpahkan ke Pengadilan," kata AKP Harry Suryadi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si., Kamis (18/10) pagi.
 
Kapolsek menjelaskan, sebelumnya kedua tersangka ditangkap Jajaran Unit Reskrim Polsek Pardasuka Polres Tanggamus berdasarkan laporan korbannya korban Misra (30) warga dusun Sukamulya Pekon Sukaagung barat kecamatan Bulok, kabupaten Tanggamus tanggal 26 Januari 2018.
 
"Tersangka Heri Irwan ditangkap saat berada dirumahnya di Dusun Sinar Jaya Desa Wates Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran, pada Minggu pukul 16.30 Wib. Kemudian tersangka Mulyadi dijuga ditangkap dirumahnya setelahnya," jelas AKP Harry Suryadi.
 
Adapun modus operandi kedua tersangka dalam melakukan pencurian sepeda motor Yamaha R15 BE 6436 ZB milik korban Misra dengan cara merusak jendela rumah korban dan mengambil sepeda motor yang berada di dapur rumah korban.
 
Kapolsek menambahkan, dari keterangan kedua tersangka, selain mencuri sepeda motor korban, namun juga telah melakukan pencurian dengan pemberatan sepeda motor di 6 TKP wilayah Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus.
 
"Meliputi kecamatan Pardasuka 2 TKP, Gading Rejo 2 TKP, Bulok 1 TKP, dan di wilayah Pringsewu 1 TKP, kesemuanya sedang dilakukaan identifikasi laporan-laporan masyarakat yang masuk dengan Polsek lainnya guna terangngya pengakuan tersangka," imbuhnya.
 

Atas perbuatan yang dilakukan kedua tersangka curat dapat dikenakan pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara.

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu memprioritaskan 6 arah kebijakan pembangunan. Enam prioritas pembangunan tersebut disampaikan Bupati Pringsewu Sujadi pada rapat paripurna di DPRD setempat, Selasa (16/10), dipimpin wakil ketua l DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan didampingi wakil ketua ll Stiyono, serta dihadiri 28 dari 40 anggota DPRD Pringsewu.
 
Dari jajaran Pemkab Pringsewu, tampak hadir
Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman beserta para asisten dan staf ahli bupati dan kepala OPD, para camat, Dandim 0424 Letkol Arh Anang Hasto Utomo, Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Asep Sontani Sunarya, serta Ketua KPU Pringsewu Andreas Andoyo, dan kepala instansi vertikal.
 
Enam prioritas pembangunan Kabupaten Pringsewu yang disampaikan Bupati Pringsewu tersebut meliputi, pertama Optimalisasi pemenuhan sarana dan prasarana, infrastruktur, pelayanan publik, pelayanan dasar, permukiman dan kawasan. Kemudian kedua, Peningkatan kualitas pembangunan manusia, ketiga, Peningkatan perekonomian daerah, keempat, Penguatan kedaulatan pangan,  kelima, Optimalisasi pengelolaan lingkungan hidup berkelanjutan, dan keenam adalah Peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
 
Enam prioritas pembangunan ini juga menjadi acuan dalam penyusunan Rancangan APBD 2019, serta disesuaikan dengan kebijakan pembangunan daerah yang tertuang dalam RKP nasional dan RKPD provinsi Lampung, visi misi, serta arah kebijakan RPJPD dan RPJMD 2017-2022.
 
Terkait APBD Pringsewu 2019, untuk pendapatan daerah Pringsewu tahun 2019 mendatang direncanakan sebesar Rp.1.198.643.184.721,00. 
Terdiri dari PAD sebesar Rp.87.997.304.000,00, dana perimbangan sebesar Rp.880.675.340.000,00, lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp.229.970.540.721,00.
 
Sedangkan keseluruhan belanja daerah direncanakan sebesar Rp.1.237.143.184.721,00. Akan tetapi, dari jumlah tersebut, terdapat pembiayaan netto sebesar Rp.38.500.000.000,00 guna menutupi defisit sebesar Rp.38.500.000.000,00, sehingga silpa tahun berkenaan adalah Rp. O. atau berimbang.
 
Selain penyampaian RAPBD 2019, rapat paripurna DPRD Pringsewu juga mengagendakan pemandangan umum fraksi-fraksi atas RAPBD tersebut, serta penyampaian 2 Ranperda prakarsa DPRD Pringsewu, serta pendapat Bupati Pringsewu.
Page 3 of 67

Statistik Pengunjung

002991939
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1153
4285
16918
2952921
49352
112583
2991939

IP Anda: 54.235.48.106
Server Time: 2018-11-15 07:23:53

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]