Seputar Pringsewu

Seputar Pringsewu (928)

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Dalam rangka memeriahkan hari jadinya yang ke-40, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Kabupaten Pringsewu menggelar lomba menghias dan menulis teks Pancasila dengan menggunakan aksara Lampung.
 
Perlombaan ini berhasil meraih rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari para pelajar dari SD hingga SLTA se Kabupaten Pringsewu.
 
Selain lomba menghias teks Pancasila, acara yang juga digelar dalam rangka HUT TNI ke-70 di lapangan Pemkab Pringsewu, Sabtu (6/10) ini juga diisi dengan berbagai kegiatan, diantaranya sarasehan dan lomba karaoke tembang kenangan dengan peserta anggota FKPPI dan berbagai komunitas lainnya yang ada di Kabupaten Pringsewu.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. yang sekaligus Ketua FKPPI Kabupaten Pringsewu membuka kegiatan tersebut, didampingi jajaran pemerintah daerah dan muspida serta para pengurus FKPPI Kabupaten Pringsewu. 
 
Tampak hadir perwakilan MURI Triono yang juga menyerahkan piagam dari MURI kepada Wakil Bupati Pringsewu, serta Niken Maharani dari  Standard lndonesia sebagai pihak sponsor.
 
Saat menyampaikan sambutannya, Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. mengatakan melalui lomba  menghias dan menulis teks Pancasila dengan menggunakan aksara Lampung ini selain untuk lebih mencintai sekaligus melestarikan seni budaya tradisional Lampung dalam bentuk aksara atau had Lampung, juga diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini kepada anak-anak.
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Sebagai organisasi kepemudaan, Badan Mahasiswa Pringsewu Seluruh Indonesia (BMPSI) berusaha menjadi wadah komunikasi para mahasiswa Pringsewu, baik yang berkuliah di Pringsewu maupun di luar Pringsewu, dan bahkan yang berada di provinsi lain. 
 
Menurut Sekretaris BMPSI Nanda Ayu Ramadhani, BMPSI yang awalnya disebut FK2MP (Forum Komunikasi Keluarga Mahasiswa Pringsewu).
 
Setelah FK2MP terbentuk, kata Nanda, saat menjadi narasumber di acara talkshow Radio Rapemda Pringsewu FM 107,2 MHz, Jumat (5/10),  muncul pula ide-ide dari para mahasiswa Pringsewu yang ada di Jogjakarta dan Palembang untuk membentuk suatu organisasi Badan Mahasiswa, yang di dalamnya terdapat struktur, sifat organisasi, dan keindependensian organisasi.
 
Saat musyawarah besar pada 19 Juli 2015 silam yang dihadiri mahasiswa Pringsewu dari berbagai wilayah dan kampus, diantaranya Palembang dan pulau Jawa, serta Lampung, terbentuklah BMPSI, sekaligus mendaulat yang  M. Afid Yahya Muttaqin sebagai Ketua Umum BMPSI, dimana pada saat itu ditetapkan menggunakan nama BMPS.
 
Bahkan, sebelum menjadi BMPSI, sempat bernama BAMP (Badan Aksi Mahasiswa Pringsewu).
 
Pada  saat BAMP beraudiensi dengan Bupati Pringsewu, diarahkan agar BAMP mengubah nama menjadi Badan Mahasiswa Pringsewu (BMP). 
 
Namun, mengingat keanggotaan BMP juga mencakup mahasiswa-mahasiswa asal Pringsewu yang berada di seluruh lndonesia, diusulkan untuk menambah kata Seluruh Indonesia, sehingga menjadi Badan Mahasiswa Pringsewu Seluruh Indonesia (BMPSI).
 

" BMPSI sudah melaksanakan musyawarah besar (mubes) yang kedua, dimana sebagai Ketua Umum periode 2018-2021 adalah M. Agung Dwi Laksono,"Ujar Nanda.

Muaramedia.com, PRINGSEWU  -  Wakil Bupati Kabupaten Pringsewu Dr.Hi.Fauzi,,S.E., M.Kom., Akt., C.A. meninjau RSUD Kabupaten Pringsewu di Jalan Lintas Barat Sumatera, Pekon Fajaragung Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Jumat (5/10). 
 
Peninjauan tersebut selain untuk memantau secara langsung pelayanan yang diberikan BLUD tersebut kepada masyarakat, juga dalam rangka menjalin tali silaturahim dengan seluruh jajaran RSUD Kabupaten Pringsewu.
 
Wabup Pringsewu meminta seluruh jajaran RSUD Kabupaten Pringsewu untuk dapat bekerja secara maksimal sesuai standard operating procedure yang ada.
 
"Kepuasan publik, merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam melayani masyarakat,"Ujar Fauzi.
 
Sebelumnya, Wakil Bupati  Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. juga berkesempatan membuka sekaligus menjadi keynote speaker pada kegiatan Seminar Arfical Intelegent  2018, yang digelar di aula STMIK Pringsewu, Kabupaten Pringsewu.
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Bupati Pringsewu Hi.Sujadi menghadiri grand ceremony anniversary SMA Negeri Pagelaran di Pagelaran, Kamis (4/10).
 
Kegiatan tersebut adalah dalam rangka memperingati hari jadi ke 25 tahun yang mengusung tema 'Silver Age to Green Generation for Golden Future'.
 
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Drs.Supriyanto dan Kepala SMA Negeri Pagelaran Dra.Hj.Siti Rohayati, M.Pd. berharap di usia yang ke-25 tahun ini, SMAN Pagelaran semakin berkualitas dan unggul dalam prestasi.
 
Selain grand anniversarry, kegiatan lain dalam rangka menyemarakkan peringatan hari ulang tahun tersebut, adalah  bhakti sosial, Green Generation Action (Aksi Generasi Hijau), pameran hasil karya siswa,  dan temu alumni.
 

SMA Negeri Pagelaran yang ketika ini mempunyai branding 'Smambul Mapan'  atau Semangat Meraih Budaya Unggul, Maju Terdepan, adalah salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Pringsewu yang berdiri pada tahun 1992 di atas lahan seluas 1,3 hektar,  berdasarkan SK Mendikbud No.363/XXIII/12/SUPL-31/1992, tertanggal 17 Desember 1992, dan beroperasi berdasarkan SK. Operasional No.0260/O/1994,  tertanggal 5 Oktober 1994.

Bupati Pringsewu Buka Seminar BPS

October 04, 2018
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Bupati Pringsewu Sujadi membuka seminar sehari bertajuk pemanfaatan data BPS bagi pemerintah dan masyarakat. 
 
Seminar yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Pringsewu di Hotel Urbanstyle, Pringsewu, Kamis (4/10) ini, merupakan  bagian dari rangkaian memperingati Hari Statistik Nasional 2018. diikuti peserta dari instansi pemerintah daerah dan masyarakat, menghadirkan narasumber dari lingkungan BPS.
 
Bupati Pringsewu Sujadi didampingi Kepala BPS Pringsewu Edi Prayitno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus sangat mendukung diselenggarakannya kegiatan seminar ini, apalagi manfaatnya yang begitu besar, terlebih bagi pemerintah.
 
"mengingat data yang akurat dapat  membantu pemerintah dalam menentukan arah pembangunan dengan tepat, sehingga dengan demikian target untuk mensejahterakan masyarakat bisa terwujud,"Ujarnya.
Muaramedia.com, ADILUWIH - Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1440 H, masyarakat Pekon Purwodadi, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung menggelar  acara wayang kulit di halaman kantor pekon setempat, Rabu (3/10) malam. 
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. juga hadir bersama sejumlah pejabat pemkab diantaranya kepala Badan Satpol Pamongpraja Edi S.P. , kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Soekarman, wakil ketua DPRD Pringsewu Sg.Nainggolan, anggota DPRD dapil setempat M.M.Lahudin, camat dan uspika, kapekon beserta warga setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. berharap melalui wayang kulit ini bisa menjadi wahana untuk memperkuat tali silaturahim serta meningkatkan persatuan dan kesatuan diantara sesama warga Pekon Purwodadi.

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Peringatan Hari Batik Nasional 2018 di Kabupaten Pringsewu, diisi dengan prosesi pemotongan tumpeng sekaligus peresmian rumah produksi Batik Pringsewu Ramones Art yang berada di Jalan KH.Ghalib Raya Gg.Battik, Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu, Selasa (2/10) oleh Bupati Pringsewu Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi. Acara tersebut dihadiri pula oleh Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Rita Irviani Fauzi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt Kadis Koperindag dan UKM Junaidi Hasyim, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Syamsir Kasim, Kadis Kominfo Kuddus Heriyanto, jajaran Asosiasi Pengusaha Batik dan Tenun Nusantara Lampung, DPW, Dekranasda, camat beserta uspika, lurah serta masyarakat setempat.
 
Menurut owner Ramones Art Pringsewu Pe'i, keberadaan rumah produksi batik Pringsewu Ramones Art ini, pada dasarnya adalah cita-cita dan keinginan Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Nurrohmah Sujadi.
 
Dan, alhamdulillah, keinginan bersama tersebut akhirnya dapat terwujud, meskipun rumah produksi batik tersebut sangatlah sederhana.
 
Namun demikian, kendatipun tempat tersebut sangat sederhana, tetapi baginya sangatlah istimewa. Bahkan, melalui bantuan seorang traveller dari Australia yang bernama Gaby melalui akun wisatanya, keberadaan Ramones Art Pringsewu sudah mulai dikenal oleh wisatawan mancanegara. Pe'i mencontohkan beberapa wisatawan atau tourist asing dari Australia dan Polandia yang sudah berkunjung ke tempat tersebut dan menginap beberapa malam di Ramones Art Pringsewu.
Menurutnya, pada umumnya wisatawan asing tersebut tidak mempersoalkan tempat yang mewah atau tidak, namun bagi mereka yang terpenting adalah segi keamanan dan kenyamanan, disamping keramahtamahan penduduk sekitar, serta ada hal yang berkesan yang dapat dibawa pulang, seperti halnya belajar membuat karya seni dan membatik, yang ditawarkan Ramones Art.
 
Bahkan,  pihaknya dengan dibantu sejumlah traveller luar negeri,  bertekad untuk terus dapat mendatangkan wisatawan-wisatawan mancanegara ke Kabupaten Pringsewu, bukan hanya dengan menawarkan Ramones Art, melainkan juga menawarkan sesuatu yang dinilai istimewa yang dimiliki Pringsewu dan jarang ditemukan di tempat lain.
 
Bupati Pringsewu Sujadi dalam sambutannya menginginkan agar batik khas Pringsewu mulai dikembangkan secara lebih luas. Karenanya, kata bupati, Pemkab Pringsewu sangat mengapresiasi apa yang sudah dibuat oleh Ramones Art  tersebut.
 
Bupati Pringsewu juga menginginkan setiap event di Kabupaten Pringsewu agar selalu mengenakan batik Pringsewu.
 
Selain itu, Bupati Pringsewu Sujadi juga mempersilakan Ramones Art untuk menjalin kerjasama dengan galeri-galeri besar, sekaligus mencari bapak angkat.
Bila memang diperlukan campur tangan pemerintah daerah dalam bentuk dukungan tertulis, tentu Pemkab Pringsewu siap sedia membantu.
 
Lebih lanjut dikatakan Bupati Pringsewu, sebagaimana sudah dicontohkan oleh Ramones Art,  bahwa pengembangan karya batik tidak melulu diaplikasikan hanya pada baju dan lainnya, tetapi juga bisa pada benda-benda lain seperti dinding, lantai atau ubin, bangunan gedung dan lain-lain yang dimasukkan unsur batik.
 
Untuk di Provinsi Lampung ini, lanjut bupati, bisa juga dipadukan  unsur antara batik dan tapis, yang juga diamini oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.
 
Ditambahkan oleh Wakil Bupati Pringsewu, Ramones Art bisa juga melakukan kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, dalam rangka mengembangkan karya batik Pringsewu, dengan mencetak calon-calon pembatik handal, dengan cara melakukan kegiatan pelatihan membatik untuk siswa-siswi mulai SD atau SMP dan bahkan hingga SMA/SMK.

Secara khusus, Wabup Pringsewu Fauzi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gaby, dimana  traveller Australia tersebut sudah turut membantu memperkenalkan serta mempromosikan Pringsewu kepada para wisatawan di mancanegara. Ia berharap kedepan akan semakin banyak wisatawan-wisatawan asing yang datang ke Kabupaten Pringsewu. Dengan demikian, tentunya akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pringsewu.

Muaramedia.com, Pringsewu - Tokoh masyarakat kabupaten Pringsewu soroti kinerja Kejaksaan Negeri Pringsewu dalam penanganan kasus dugaan korupsi Pekon Sinarmulya kecamatan Banyumas kabupaten Pringsewu.
 
Saat ditemui diruang kerjanya,Selasa (02/10/2018) Suyudi mengatakan perihal kasus dugaan korupsi Pekon sinar Mulya terkesan lamban dalam proses  penanganannya seharusnya kejaksaan negeri bersikap tegas dan tidak jalan ditempat.
 
"Kejaksaan Negeri Pringsewu harus tegas dalam penanganan dugaan korupsi Pekon Sinarmulya hal ini untuk memulihkan kepercayaan masyarakat kepada kejaksaan,karena sejauh ini proses kasus Sinarmulya terkesan lamban." ucapnya
 
Lanjutnya,Yang benar dibenarkan yang salah disalahkan, Pekon Sinarmulya harus diproses secara ketentuan yang berlaku karena masyarakat tau banyak persoalan.
 
"kalau  proses hukum tidak bisa  berikan efek jera berarti hukum bisa di ukur intinya kejaksaan Negeri Pringsewu jangan sampai "LOW SERVICE","tutupnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Sebagai wujud partisipasi masyarakat dalam membangun daerahnya, warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu telah menghibahkan sebagian tanahnya secara sukarela kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk dibangun jalan tembus menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu.
 
Tanah hibah masyarakat Pekon Podomoro untuk pembangunan jalan tersebut mencapai panjang 2 km, dengan lebar bervariasi mulai 6 hingga 7 dan 8 meter.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., didampingi Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu Relawan, S.E., Kadis PU dan Perumahan Rakyat Andi Purwanto, S.T., Camat Pringsewu Drs.Nang Abidin Hasan, Danramil Pringsewu Kapten Inf. Redi Kurniawan, Kabag Kesra M.Faozan, Kepala Pekon Podomoro Hendri Sutarwan beserta babinsa dan pamong pekon setempat, serta sejumlah wartawan, Senin (1/10)  meninjau dan menelusuri lokasi lahan yang dihibahkan warga setempat, dengan berjalan kaki sejauh 2 km menyusuri pematang sawah dan kebun warga, dimulai dari depan Perumahan Perdana Village Podomoro hingga belakang komplek perkantoran Pemkab Pringsewu.
 
Menurut Kepala Pekon Podomoro Hendri Sutarwan, warganya sebetulnya telah menghibahkan sebagian tanahnya kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu pada era Penjabat Bupati Pringsewu pertama Masdulhaq pada tahun 2010 silam untuk dibuatkan jalan tembus menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, yang sebelumnya didahului dengan proses musyawarah antarwarga. 
 
"Panjang seluruhnya yang sudah dihibahkan mencapai 2.000 meter dengan lebar dari titik tengah masing-masing 3 meter kiri dan kanan, atau 6 meter, bahkan bervariasi ada yang 7 dan 8 meter, dimulai dari depan Perumahan Perdana Village Podomoro hingga titik batas wilayah Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, yang dahulu masih wilayah Pekon Yogyakarta. Sementara sisanya sepanjang 500 meter hingga perkantoran Pemkab Pringsewu, belum dibebaskan karena masuk wilayah Pekon Klaten," jelasnya.
 
Oleh karena itu, Hendri meminta pihak Pemkab Pringsewu dapat segera merespon dan menindaklanjuti permintaan masyarakat atas tanah hibah masyarakat Pekon Podomoro tersebut, untuk dapat dibuatkan jalan menuju komplek perkantoran Pemkab Pringsewu, karena dapat memangkas jarak tempuh dan mempersingkat waktu tempuh. 
 
"Dari Podomoro menuju Kantor Bupati Pringsewu hanya berjarak 2,5 kilometer, sehingga nantinya  jika sudah dibuka jalan ini, masyarakat yang dari arah Podomoro dan sekitarnya tidak perlu memutar melalui Kota Pringsewu, sehingga hal tersebut akan dapat memperlancar transportasi masyarakat," ujarnya.
 
Menanggapi permintaan tersebut, Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. berjanji akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Apalagi masyarakat dengan sukarela telah menghibahkan sebagian tanahnya kepada pemerintah tanpa ganti rugi, untuk selanjutnya dapat dibangun jalan.
 
"Ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa,Tentu Pemerintah Kabupaten Pringsewu memberikan apresiasi dan  menjadi perhatian kita, atas pengorbanan warga tersebut. Pertama-tama akan kita telusuri dan kita pelajari dahulu proses pelimpahan tanah tersebut menjadi aset pemda, serta meminta bukti tertulis berupa surat hibah,"Tuturnya
 
"Apalagi ini sebetulnya sudah lama sekali, sudah delapan tahun yang lalu. Kita tunggu hasil kajian, yang jelas permintaan warga agar dibangun jalan, akan diupayakan. Mengenai kapan waktunya, tentu harus melalui proses dan aturan yang ada. Lebih cepat lebih baik," tutupnya.
 
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Sekolah Ramah Anak dideklarasikan di Kabupaten Pringsewu. Kegiatan percepatan dan pengembangan Sekolah Ramah Anak tersebut digelar di ballroom Hotel Urban Style, Pringsewu, Senin (1/10), dihadiri Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pringsewu Nazri, S.H., serta jajaran pemerintah dan  muspida Kabupaten Pringsewu.
 
Menurut Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pringsewu Nazri, S.H., keberadaan Sekolah Ramah Anak ini didasarkan pada Undang-undang No.39/1999 tentang HAM, UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak, dan UU No.35/2014 tentang perubahan atas UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak, serta UU No.20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
 
Juga SK Bupati Pringsewu No.B/71/KPTS/D.06/2017 tentang Sekolah Ramah Anak Kabupaten Pringsewu tahun 2018.
 
Melalui kegiatan yang diikuti para peserta yang berasal dari 6 Sekolah Ramah Anak di Kabupaten Pringsewu, masing-masing MIN 2 Pringsewu, MTsN 2 Pringsewu,  SDN Pajaresuk 1, SDN Pringsewu Barat 3, SMPN 3 Pardasuka, dan SMPN 5 Pringsewu, serta narasumber dari Fasilitator Pusat Sekolah Ramah Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Dr.Sowiyah, Kabid Pemenuhan Hak dan Partisipasi Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Hi.Narso, S.I.P., M.Pd., dan Ahmad Asy'ari dari L-Pamas Pringsewu,  diharapkan dapat terwujud sekolah yang menyenangkan bagi anak peserta didik, sekaligus berani menjaga hak-hak anak serta  membangun komitmen bersama terkait Sekolah Ramah Anak tersebut. 
 
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya berharap melalui kegiatan deklarasi percepatan dan pengembangan Sekolah Layak Anak .
 
"Dalam hal ini seluruh masyarakat pringsewu mendukung terwujudnya Pringsewu sebagai Kabupaten Layak Anak yang betul-betul layak dan bukan dilayak-layakkan,"Tuturnya.
Page 5 of 67

Statistik Pengunjung

002991816
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1030
4285
16795
2952921
49229
112583
2991816

IP Anda: 54.235.48.106
Server Time: 2018-11-15 06:36:17

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]