Seputar Pringsewu

Seputar Pringsewu (928)

Muaramedia.com, PRINGSEWU - 23 grup qasidah mengikuti Festival Qasidah 2018. Festival yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman di pendopo Kabupaten Pringsewu, Sabtu (29/9) ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Islam 1440 H.
 
Dari ke-23 grup qasidah peserta festival yang memperebutkan total hadiah IDR 15,000,000 tersebut, terbagi menjadi 2 kategori, masing-masing 13 grup remaja dan 10 grup dewasa.
 
Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Budiman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival qasidah 2018, sebagai salah satu sarana untuk lebih memperkenalkan seni budaya Islam, sekaligus dalam rangka meningkatkan syiar Islam di Kabupaten Pringsewu. 
 
Sekdakab Budiman didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Pringsewu Ny.Nurhayati Budiman berharap kegiatan-kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan di masa-masa mendatang.
Muaramedia.com, Pringsewu -- Inspektorat Kabupaten Pringsewu akan segera tangani kasus Waskito Kabag Perlengkapan Pemkab Pringsewu yang telah menyalahi aturan dengan menabrak Perpres Nomor: 70 tahun 2012 sebagai pengganti Perpres Nomor: 54 tahun 2010,  Kepala ULP  tidak boleh merangkap menjadi PPK, dipastikan akan periksa Waskito secepatnya.
 
Hal ini dikatakan Irban 2 Inspektorat Pringsewu Yanuar Haryanto diruangan kerjanya pada jum'at (28-09-2018), menurutnya menganalisa pemberitaan media jelas Waskito sudah melanggar namun demikian kita tetap mengedepan azas praduga tak bersalah makanya belum bisa saya simpulkan seperti apa kasusnya.
 
Berkoordinasi dengan Waskito sudah pernah dilakukan oleh pihaknya namun pemanggilan secara resmi belum pernah dilakukan karena banyaknya agenda pemeriksaan yang sedang di tangani oleh inspektorat namun demikian dia pastikan minggu depan ini akan segera dipanggil Waskito untuk diperiksa.
 
Berbicara kaitan aturan yang ditabrak Waskito, karena yang bersangkutan selaku KPA di bagiannya juga sebagai kepala ULP dan merangkap juga menjadi PPK, sementara ini jelas menyalahi aturan karena semua kegiatan ini berkaitan dengan honor atau hasil sebagai pekerjaan tambahan namun juga memang tidak diperbolehkan, kaitan Perpres Nomor 16 tahun 2018 yang baru terbit itu tidak bisa dijadikan dasar pembelaan Waskito .
 
"karena dilihat dari terbitnya SK Waskito sebagai PPK dan terbitnya perpres baru artinya aturan itu tidak boleh berlaku surut, juga dalam kontrak pengadaan barang dan jasa yang dilakukan menggunakan Perpres yang mana jika menggunakan perpres lama jelas itu tidak dibenarkan," kata Yanuar.
 
"secepatnya pihaknya akan memanggil Waskito terkait persoalan ini, seperti apa hasil pemeriksaan nanti semuanya kami akan koordinasikan keatasan, karena kami hanya melakukan pemeriksaan semua keputusan hasil akhir atasan yang berwenang dalam hal ini,"Tuturnya
 
"Inspektur yang nantinya memutuskan apakan sangsi yang akan diberikan seperti apa atau mungkin pengembalian honor yang bersangkutan ke kas negara semua pimpinan yang punya keputusan,"Tegas yanuar.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Tim Kementerian Kesehatan RI dan Bappenas RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pringsewu. Kedatangan tim tersebut dalam rangka verifikasi  untuk kemungkinan Pringsewu sebagai kandidat peraih penghargaan STBM berkelanjutan.
 
Menurut  ketua tim yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pengamanan Radiasi Direktorat Jenderal Kesehatan Lingkungan pada Kementerian Kesehatan RI, Kristin, seusai diterima oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi didampingi jajaran Dinas Kesehatan setempat, Jumat (28/9),    dipilihnya Pringsewu sebagai kandidat peraih penghargaan tersebut, dikarenakan keberhasilan Kabupaten Pringsewu yang sudah menjadi Kabupaten ODF 100 %.
 
Juga karena ada inovasi berkelanjutan dan komitmen dari pimpinan daerah yang sangat tinggi, dengan dukungan jajaran dibawahnya, serta pelibatan secara aktif berbagai instansi lainnya, ormas, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama untuk melanjutkan pencapaian ODF Kabupaten Pringsewu secara berkelanjutan, sehingga dapat merubah perilaku masyarakat menjadi lebih sehat dan lingkungan juga menjadi bersih.
 
Selain itu, seluruh instansi  beserta masyarakat juga mempunyai komitmen yang sama untuk  melaksanakan 4 pilar STBM lainnya.
 
Terkait hal tersebut, pihaknya turun ke Kabupaten Pringsewu guna melakukan verifikasi, baik di tingkat pimpinan daerah, maupun OPD, serta melihat secara riil pencapaian di tingkat masyarakat serta melakukan testimoni.
Termasuk inovasi dari BUMDes yang mendukung kegiatan tersebut.
 
Pelibatan TNI-Polri di Kabupaten Pringsewu dalam masalah ODF, menurut Kristin,  juga merupakan salah satu bentuk inovasi di Kabupaten Pringsewu.
 

Perda APBD-P Pringsewu 2018 Disahkan

September 28, 2018
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu dengan agenda persetujuan bersama dan pengesahan Ranperda APBD Perubahan 2018 menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu digelar di ruang rapat utama DPRD Kabupaten Pringsewu, Jumat (28/9).
 
Rapat paripurna yang diikuti 34 dari 40 anggota DPRD Pringsewu ini dipimpin oleh Wakil Ketua l DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan didampingi Wakil Ketua ll Stiyono, SH.
 
Dari pihak eksekutif, hadir Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.
 
Selain itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu lainnya yang terdiri dari Sekretaris Daerah bersama para kepala badan, dinas, kantor, bagian dan camat  juga tampak terlihat di tribun kiri dan kanan ruang rapat utama.
 
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya mengatakan penyusunan Ranperda APBD Perubahan 2018 tersebut telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan Kabupaten Pringsewu yang merupakan prioritas dan tertuang dalam KUA-PPAS, serta dipadukan dengan proyeksi pendapatan.
 
 "Dengan disahkannya Ranperda tersebut menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Pringsewu dapat bermanfaat bagi peningkatan kinerja Pemerintah Daerah sekaligus bermanfaat bagi kemaslahatan seluruh masyarakat Kabupaten Pringsewu,"Ujarnya.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Sebanyak 100 pasangan suami isteri mengikuti sidang isbat nikah terpadu di Pendopo Kabupaten Pringsewu, Kamis (27/0). 
 
Mereka ini sebetulnya adalah pasangan yang sudah menikah, namun belum memiliki buku nikah atau tercatat oleh negara, disebabkan oleh beberapa hal.
 
Kegiatan sidang isbath terpadu ini diselenggarakan  dalam rangka memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharram 1449 H.
 
Acara ini dihadiri oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom.  Akt., C.A. beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu Hi.Stiyono, S.H., Hakim Tinggi Pengadilan Agama Provinsi Lampung,  Kementerian Agama, Pengadilan Agama, Kejaksaan Negeri Pringsewu, Polres, Kodim 0424, serta instansi lainnya di Kabupaten Pringsewu.
 
Keseratus pasangan ini berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu, masing-masing berasal dari Kecamatan Pringsewu (11 pasangan), Pardasuka (11 pasangan), Banyumas (17 pasangan), Pantura (12 pasangan), Pagelaran (11 pasangan), Gadingrejo (6 pasangan), Sukoharjo (10 pasangan), Adiluwih (11 pasangan), dan Kecamatan Ambarawa (11 pasangan).
 
Setelah selesai menjalani sidang isbat, keseratus pasangan suami isteri ini diarak menggunakan becak hias berkeliling kota Pringsewu, dengan menyusuri sejumlah ruas jalan di pusat ibukota Kabupaten Pringsewu, dimulai dari depan Pendopo Kabupaten Pringsewu, Jln.Jenderal Sudirman, bundaran Tugu Bambu Seribu, Jln.Veteran, Simpang Lima Tugu Pemuda, Jln.KH.Gholib Raya, kembali ke Jln.Jenderal Sudirman, dan finish di Pendopo Kabupaten Pringsewu.
 
Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutannya mengatakan pernikahan adalah tali ikatan suci untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Untuk itu, ada  persyaratan yang harus diperhatikan, yakni harus sah menurut agama dan  tercatat sesuai ketentuan dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
" melalui ikatan perkawinan yang sah secara hukum, tentunya  akan membawa ketenangan lahir dan batin sehingga diharapkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga akan lebih harmonis dan bahagia, sehingga  terbentuk keluarga yang syakinah, mawadah, dan  warrahmah,"Ujar sujadi.
 
Selain sidang isbat masal terpadu ini, perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H di Kabupaten Pringsewu ini juga disemarakkan dengan pengajian akhbar di Pendopo Kabupaten Pringsewu, menghadirkan penceramah Ustadz Muhammad Dalhar dari Ambarawa, serta pemberian bantuan dari Baznas Kabupaten Pringsewu kepada 50 kaum dhuafa.
 
Serta digelar juga lomba parade bedug dengan peserta berasal dari 9 kecamatan se Kabupaten Pringsewu. Untuk lomba parade bedug ini, panitia menyediakan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp.2 juta untuk juara pertama, Rp.1,5 juta untuk juara kedua, serta Rp.1 juta untuk juara ketiga.
Muaramedia.com, GD. REJO - Wakil Bupati Pringsewu  Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. menghadiri perayaan Tahun Baru Islam 1440 H, sekaligus acara tasyakuran 6 tahun berdirinya Terminal Gadingrejo, Pringsewu.
 
Acara yang juga diisi dengan tausiyah dan prosesi tumpengan ini digelar di halaman parkir Terminal Gadingrejo, Pringsewu, Rabu (26/9),  dihadiri pula oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs.Hi.Zuhairi Abdullah, Asisten Bidang Administrasi Umum Ir.Hi.A.A Siregar, Kepala Bappeda Pringsewu Relawan, S.E., Kadis Perhubungan Pringsewu Hendrid, S.E. beserta  jajaran Dinas Perhubungan Kabupaten Pringsewu, camat dan uspika, juga tokoh masyarakat beserta tokoh agama setempat.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dalam sambutannya mengajak semua pihak, baik jajaran pemerintahan maupun masyarakat untuk terus memperkuat persatuan dan kesatuan demi kelancaran dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Pringsewu.
 
Secara khusus, wabup juga meminta  jajaran Dishub Pringsewu untuk merawat dan menjaga keberadaan Terminal Gadingrejo, sekaligus dapat menghidupkan terminal tersebut sebagai bagian dari upaya untuk menciptakan keamanan dan ketertiban lalulintas dan angkutan jalan juga dalam rangka menggerakkan dan  meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pringsewu.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Merayakan hari jadinya yang ke-enam tahun, sekaligus dalam rangka Bersih Desa, Pekon Fajaragung Barat, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu  menggelar pentas hiburan rakyat Wayang Kulit Semalam Suntuk di halaman kantor pekon setempat, Selasa (25/9) malam. 
 
Acara ini juga diselenggarakan dalam rangka Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H.
 
Pasugatan Wayang Kulit semalam suntuk dengan lakon 'Pandowo mbangun bangsal Probo Soeyoso' yang dibawakan oleh Ki Dalang Sindu Purnomo  ini  dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. bersama sejumlah pejabat Pemkab Pringsewu, Camat Pringsewu dan Kepala Pekon Fajaragung Barat  serta tokoh masyarakat setempat. Turut tampil di pentas dalang cilik Ariel Miftahul Ulum, yang merupakan anak ke-3 Ki Dalang Sindu Purnomo.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.Fauzi dalam kata sambutannya berharap dengan pentas wayang kulit ini bisa menjadi sarana menjalin keakraban, tali silaturahim,  meningkatkan persatuan dan kesatuan diantara sesama warga Pekon Fajaragung Barat
 
Sementara itu, pada hari Rabu (26/9) malam, Wabup Pringsewu juga menghadiri acara yang sama di Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo. Acara tersebut juga dalam rangka peringatan HUT Pekon Kediri yang ke-97 tahun.
Muaramedia.com, PRINGSEWU - Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana mengadakan kegiatan workshop Peningkatan Kapasitas Pokja Kampung KB tahun 2018.
 
Acara yang digelar di aula utama kantor sekretariat Pemkab Pringsewu, Selasa (25/9) ini dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. didampingi Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Pringsewu Drs.Hi.Zuhairi Abdullah, diikuti sebanyak 100 peserta dari perwakilan OPD terkait, kecamatan, pekon, PPKBD, korluh KB dari setiap kecamatan, unsur pendidikan, serta koalisi kependudukan, menghadirkan narasumber Kabid Advokasi BKKBN Provinsi Lampung Drs.Hi.Zainal Aspin,  serta dari internal Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pringsewu. 
Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pringsewu Nazri, kampung KB pertama kali dilaunching oleh Presiden Jokowi pada bulan Januari 2016 lalu, yang diharapkan menjadi miniatur pelaksanaan program KB di tingkat terendah. Kampung KB ini diutamakan bagi daerah padat penduduk, miskin dengan kurangnya akses kesehatan.
 
Tujuan pembentukan kampung KB ini, kata Nazri, adalah untuk membumikan total program KB di kehidupan masyarakat sesuai kebutuhan dan kondisi wilayah, serta memberikan arah dan pedoman bagi para penanggungjawab dan pengelola program kampung KB tingkat kecamatan dan desa dalam melakukan penggerakan di wilayah kerjanya untuk mempercepat pencapaian indikator output program kampung KB itu sendiri.
 
Lebih lanjut diungkapkan Nazri, Kabupaten Pringsewu telah memiliki kampung KB yang tersebar di sembilan kecamatan, yakni masing-masing Pekon Sumber Bandung, Kecamatan Pagelaran Utara, Pekon Sumberejo, Kecamatan Pagelaran, Pekon Margakaya, Kecamatan Pringsewu, Pekon Bandung Baru Barat, Kecamatan Adiluwih, Pekon Banjarejo, Kecamatan Banyumas, Pekon Tanjunganom, Kecamatan Ambarawa, Pekon Rantautijang, Kecamatan Pardasuka, serta Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo dan Pekon Panggungrejo Utara, Kecamatan Sukoharjo.
 
Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A.  dalam sambutannya
mengatakan kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan prioritas program KKBPK secara utuh di lapangan.
 
"Melalui workshop Kampung KB ini, apa yang menjadi harapan kita semua, yakni keberhasilan program KB di Kabupaten Pringsewu dapat terwujud,"Tegasnya.
Muaramedia.com, GADINGREJO - Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) Tahun 2018 tingkat Kabupaten Pringsewu diperingati dalam suatu upacara di halaman kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pringsewu di Jalan Lintas Barat Sumatera Km. 33, Wonokriyo, Gadingrejo, Pringsewu, Rabu (26/9).
 
Kepala BPS Kabupaten Pringsewu Edi Prayitno, M.Si. bertindak sebagai pembina upacara yang diikuti  jajaran Aparatur Sipil Negara dan mitra BPS di lingkungan kantor BPS Kabupaten Pringsewu.
 
Peringatan Hari Statistik Nasional  tahun 2018 yang mengangkat tema 'Dengan Data   Tingkatkan Prestasi Bangsa', ini  dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Junaidi Hasyim, Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pringsewu Kuddus Heriyanto, Kadis Perhubungan Pringsewu Hendrid, Kepala Bappeda Pringsewu Relawan, Kepala Badan Satpol PP Pringsewu Edi Pamungkas,  Camat Gadingrejo Sukri, Kapolsek Gadingrejo AKP Sarwani, Ketua STIT Pringsewu Dwi Rohmadi,  Kepala Pekon Wonodadi Priyono, serta sejumlah pimpinan lembaga vertikal lainnya.
 
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan Satya Lencana Karya Satya kepada sejumlah ASN di lingkungan BPS Pringsewu, serta penghargaan kepada mitra BPS terbaik oleh Kepala BPS dan Wakil Bupati Pringsewu. Serta pelepasan balon ke udara oleh Wakil Bupati Pringsewu.
 
Wakil Bupati Pringsewu  Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran baik pemkab dan BPS maupun insan statistik untuk  menjadikan Hari Statistik Nasional 2018  sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas data, serta meningkatkan komitmen dan semangat kerja dalam membangun Kabupaten Pringsewu.

" BPS Kabupaten Pringsewu yang selama ini telah banyak membantu Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam penyediaan data yang akurat kerja nyata nya sangat di perlukan.bahwa data merupakan pendukung serta sebagai bukti pencapaian kinerja," Ujar Fauzi

Muaramedia.com, PRINGSEWU - Kepengurusan Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Pringsewu 2018-2020 dilantik oleh Bupati Pringsewu Sujadi di ballroom Hotel Urban Style, Pringsewu, Rabu (26/9).
 
Mereka yang dilantik adalah  Ria Apriyanti (Ketua), Medi Rizaldi Fauzi (Wakil Ketua), Desna Maya Saputri dan Devi SA (Sekretaris),  serta Irma Rahmawati dan Ilham Arif Wijaya (Bendahara), serta sejumlah bidang.
 
Turut hadir pada acara pelantikan yang dirangkai dengan workshop kependudukan  menghadirkan narasumber Dr.Hadi Santosa dari Koalisi Kependudukan, Kadis Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pringsewu Nazri, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Hasan Basri, serta jajaran pemkab lainnya. 
 
Bupati Pringsewu Sujadi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada semua jajaran pengurus GenRe Kabupaten Pringsewu yang dilantik.
 
Menurut bupati, keberadaan GenRe ini menjadi sangat penting dan strategis karena berkaitan dengan masalah kependudukan khususnya para generasi milenia. 
 
"Sebagai generasi penerus bangsa, GenRe harus siap menghadapi berbagai dinamika yang terjadi, saat ini dan yang akan datang,"ujar bupati.
Page 6 of 67

Statistik Pengunjung

002991815
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
1029
4285
16794
2952921
49228
112583
2991815

IP Anda: 54.235.48.106
Server Time: 2018-11-15 06:36:10

Default Theme
Layout Direction
Body
Background Color [r]
Text color [r]
Top
Top Background Image
Background Color [r]
Text color [r]
Bottom
Bottom Background Image
Background Color [r]
Text color [r]