Empat Kelemahan dan Kelebihan Hotel Capsule atau Hostel, Murah Belum Tentu Mengecewakan

Posted on 2 views

Hai sahabat solo traveller jumpa lagi bersama kami. Kali ini kami akan membahas tentang keunggulan dan keterbatasan hotel kapsul dan hostel. Perlu diketahui bahwa tidak semua hostel kamarnya berpola “kapsul”. Serta tidak semua hotel kapsul bertarif murah seperti hostel.

Sebagai solo traveller, yaitu orang yang pergi ke suatu daerah sendiri saja tanpa ada panduan orang lain kalian butuh bacaan ini. Apalagi bila kalian seorang backpacker yang minim anggaran untuk berpergian. Tentu hemat dana dalam perjalanan merupakan kewajiban.

Sebagai smart traveller kalian tentu juga tak akan sembarang pilih penginapan. Meski murah tapi tetap harus nyaman digunakan bermalam. Hotel capsule yang merupakan salah satu jenis hostel adalah salah satu pilihan utamanya.

Pilihlah hotel kapsul yang benar-benar berkualitas. Sebab, melakukan “wisata beransel” alias backpacker bukan berarti harus menyusahkan diri sendiri. Oleh karena itu, kalian harus cerdas dalam mencari celah untuk mendapat penginapan pantas dan berkualitas.

Sekilas tentang hotel kapsul

Sebenarnya hotel kapsul ialah hotel darurat yang digunakan untuk hanya sekadar numpang tidur. Sekali lagi hanya  untuk tidur. Oleh sebab itu jangan dibandingkan dengan hotel konvensional yang kebanyakan tujuannya selain menginap juga untuk menghibur para tamu atau pelanggan. 

Jangan heran bila layanan dan fasilitas standar hotel yang diberikan pun tak sebanding dengan hotel umumnya. Namun paling tidak hotel ini sudah lebih dari cukup untuk bisa melepas penat. Apalagi itu bila dibanding istirahat di tempat umum yang beratap langit berbintang.

Dalam sejarahnya kehadiran hotel kapsul yang pertama kali dikembangkan di Jepang pangsa pasarnya membidik para karyawan. Pemilik hotel menargetkan konsumen hotel tersebut adalah karyawan. Di mana, menjadi tempat berlabuh para pegawai yang terlambat pulang. 

Mereka yang habis lembur terpaksa tak bisa pulang sehingga harus beristirahat di dekat kantor. Hal itu untuk menghemat energi sehingga esok paginya bisa segar untuk melanjutkan kerja lagi. Tentu sebenarnya sekaligus menghemat anggaran transportasi.

Di Indonesia sendiri sejak sekitar tahun 2016 sudah banyak hotel kapsul bertebaran di kota-kota besar. Seperti Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Malang, Bandung, Makassar, Bali, Medan, Semarang, serta di area Bandara Soekarno Hatta di terminal 3 juga memberikan fasilitas hotel kapsul yang dikelola langsung oleh pihak pengelola bandara.  

Bahkam kota Purwokerto juga memiliki hotel kapsul yang sudah kami rasakan sendiri sensasi “meniduri” kamarnya. Hotel itulah yang menjadi inspirasi kami untuk menulis postingan ini. Di mana, semua foto yang ada di tulisan ini merupakan hasil jepretan dari hotel tersebut.

Oleh sebab itu, berdasarkan pengalaman dan informasi yang didapat maka kami ingin memberikan beberapa hal penting. Yakni, hal-hal yang terkait penginapan dengan kamar berukuran mini atau disebut hotel kapsul. Supaya kalian tak bakal kecewa bila hendak menyewa kamar hotel kapsul.

Lalu kalian akan mantap untuk membooking hotel kapsul atau tidak. Serta memutuskan memilih hotel kapsul yang jenis bagaimana yang harus dibooking. Serta memilih harga berapa yang harus dikeluarkan permalanya agar tidak bikin kantong bolong.

Langsung saja. Berikut ini beberapa kelemahan dan kelebihan hotel kapsul yang perlu kalian ketahui:
1. Fasilitas serba terbatas

Ukuran kamar hotel capsule sangat sempit sekali. Bahkan ruang gerak penghuninya sangat terbatas. Bagi kalian yang punya ukuran tubuh besar dan tinggi harus hati-hati. Jangan sampai kepala maupun anggota tubuh lainnya terbentur dinding-dinding kamar maupun atapnya. 

Biasanya di dalam kamar tidur hanya menyediakan lampu, colokan, kasur (tanpa ranjang), bantal, selimut, cantolan baju, handuk, Wi-Fi, dan AC “suntikan” yang mesin AC-nya tidak diletakkan di dalam kamar.

Kondisi kamar hotel kapsul (gambar koleksi pribadi)

Kondisi di dalam kamar hotel kapsul

Adapun televisi, kursi, meja, kamar mandi, toilet, dan lemari (loker) diletakkan di luar menjadi fasilitas komunal yang bisa digunakan bersama. Kalian juga jangan berharap akan mendapatkan jamuan makan yang spesial di pagi harinya. 
Bagi kalian perokok berat sangat dilarang untuk merokok di dalam kamar. Larangan ini bersifat mutlak tidak bisa ditawar. Bahkan ada perjanjian di awal saat chek in. Yakni, bila merokok akan dikenakan denda yang besarnya berlipat-lipat dari harga sewa kamar hotel itu.

Loker berkunci sesuai nomor kamar diletakkan di luar ruangan 8 kamar “kapsul” (gambar koleksi pribadi)

2. Privasi sedikit berkurang

Hotel kapsul banyak sekali jenisnya. Tapi pada umumnya mereka akan menempatkan kamar tamu hotel saling berdekatan. Di mana satu ruangan kamar normal akan dijadikan menjadi 8 kamar tidur. Empat kamar tidur bertingkat di samping kiri. Di mana 2 kamar berada di bawah lalu 2 kamar lain di atasnya. 

Empat kamar tidur lainnya di sisi kanan formasinya persis seperti di samping kirinya. Mereka saling berhadap-hadapan. Tentu kenyataan itu akan sangat mengurangi privasi kalian. Sebab saat keluar masuk kamar seringkali tamu hotel yang lain juga keluar masuk. Bahkan mungkin pintu kamarnya dibuka sehingga kalian akan sedikit risih.

4 kamar di sisi kiri dan 4 kamar di sisi kana (gambar koleksi pribadi)

Terlebih lagi bila di kamar kapsul tidak ada peredam suaranya. Suara “kentut” kalian bakal terdengar ke luar. Sebaliknya suara gaduh dari luar juga akan bebas melenggang masuk ke dalam kamar. Suara getaran lantai atau dinding akibat benturan tubuh oleh penghuni kamar sebelah atau sisi atasnya kadang juga menjadi iringan musik untuk tidur. 

Tak hanya itu, saat buang air besar pun kalian juga tak begitu leluasa mengeluarkan “suara” alam. Sebab, kamar mandi yang berderet untuk dipakai bersama sisi atasnya dibuat terbuka. Tentu kalian juga tak bisa mandi berlama-lama bila ternyata banyak antrian menunggu berjejer.


Kamar nomor 5.8 adalah kamar atas dan nomor 5.4 adalah kamar bawah (gambar koleksi pribadi)

 
1. Irit Biaya

Seperti halnya hostel lainnya harga hotel kapsul terbilang murah. Mulai dari harga termurah sekitar 75 ribu hingga 200 ribu perkamar. Hanya sebesar itu fasilitas terbatas tapi cukup nyaman untuk tidur bisa didapat. Apalagi bila kalian menginap secara rombongan maka kemungkinan besar akan mendapat potongan harga. 

Bisa dikatakan, dengan ongkos yang lebih murah dengan hotel konvensional berbintang 2 seharga 250-an ribu kalian cukup membayar 150-200-an ribu untuk hotel kapsul. Dengan fasilitas dan layanan yang tak jauh beda. Meski cara pakainya bersama-sama.

2.  Sarana berkenalan dengan penghuni lain

Bagi kalian yang sedang merintis usahanya seharusnya kondisi “ramai” dan berdekatan di hotel bisa dijadikan ajang mencari banyak jejaring. Tentu kalian harus bersosialisasi dengan penghuni kamar sebelahnya. Bukan hal yang buruk bila kalian berkenalan dengan sesama tamu hotel. 

Bila nyatanya tak dapat teman bisnis paling tidak kalian akan dapat wawasan baru terkait pengalaman mereka dalam melakukan perjalanan ke berbagai kota. Dengan begitu kalian akan lebih mantap lagi dalam melangkahkan kaki untuk menjelajahi dunia ini. Berbagi pengalaman menjadi menarik saat sama-sama sedang liburannya.

Bila kalian jeli dalam memilah dan memilih hotel kapsul maupun jenis hostel lainnya makan kalian akan mendapatkan pengalaman dan cerita baru yang menyenangkan. Harga murah yang dibayarkan tidak akan menyebabkan kekecewaan.

Sebab fungsi utama dari hostel atau hotel Capsule sudah didapat dengan fasilitas dan layanan yang tak kalah dengan penginapan lainnya. Semoga dengan membaca tulisan ini kalian akan tertantang untuk mengunjungi hotel kapsul meskipun hanya untuk bertanya-tanya saja.

Demikian ulasan kami terkait hotel kapsul serta hostel. Semoga setelah membaca tulisan ini kalian bisa bertambah wawasannya. Dengan begitu kalian tak perlu lagi khawatir untuk berpergian lalu bermalam di luar kota. Selamat menikmati liburan dan perjalanan.