Ulasan Film Escape Plan: The Extractors, Jauh Kalah Greget dari Film Escape Plan 2013

Posted on 1 views

Mengecewakan, itu adalah satu kata yang pantas saya utarakan setelah menonton film ini. Bagaimana tidak? Waktu menonton kurang lebih “hanya” 1,5 jam saya tidak mendapatkan apa-apa. Jauh sekali dengan film Escape Plan (2013) yang begitu seru karena di dalamnya dipenuhi dengan aksi, strategi, ketegangan, dan sulit ditebak endingnya.
 
Film Escape Plan: The Extractors sekarang ini ceritanya meneruskan film Escape Plan sebelumnya. Namun, sayangnya seakan sutradara terlalu memaksa menyambung-nyambungkan kasus di film sebelumnya untuk diungkit-ungkit lagi di film sekarang. Bagi yang belum pernah menonton seri film sebelumnya mungkin tidak terlalu terasa. Namun, bagi yang sudah pernah menonton dijamin menyimpulkan jomplang.

Film ini sungguh kurang greget. Film yang hanya menunjukkan kekuatan otot dan pertarungan. Sangat minim strategi bagaimana cara “mengungkap” jati diri penjara rahasia. Ditambah lagi, bila di film sebelumnya pemeran utama yang dipenjara lalu membebaskan diri menggunakan strategi+otot maka difilm ini “hanya” punya misi membebaskan orang-orang terpenting dalam hidupnya. Bukan keluar dari penjara rahasia tapi malah menyusup.

poster film Escape Plan (2013)

Lokasi penjara rahasia pun juga sangat mudah ditemukan. Inilah yang membuat kecewa. Namanya penjara rahasia tapi kok begitu mudah dilacak. Selain itu cara menyusup ke dalam penjaranya juga tampak tak terlalu menegangkan. Justru ketegangan baru muncul saat musuh utama yang psikopat “membantai” dengan keji para tawanan di penjara. Sama-sama tegannya tapi sensasinya beda.

Film ini lebih banyak menyuguhkan aksi kungfu ala China yang diperankan langsung oleh pemeran beretnis tiongha. Sedari awal aksi pertarungan sudah dimunculkan di awal film. Dari sini harapan besar pada film sangat besar. Sayangnya saat di pertengahan film semuanya itu pupus. Terlebih saat ending ketika musuh utamanya mati. Tampak begitu mudahnya si musuh mati hanya dalam sekali “pertarungan”.

Bisa dikatakan dari fase klimaks ke antiklimaksnya film berjalan begitu cepat. Hubungan sebab akibat antara satu tayangan ke tayangan lain sangat mudah ditebak. Satu hal yang tak tertebak adalah ketika salah satu sandera penjara rahasia itu yang juga menjadi target pembebasan tokoh utama harus mati digorok. Itulah hal yang membuat film ini di satu sisi sulit diduga tapi di sisi lain hal itu akan mengecewakan. Sebab bisa dikatakan misi pembebasan itu mengalami kegagalan.

Film ini lebih pantas disebut film horor tapi tanpa hal mistis atau gaib daripada film aksi. Suasana penjara yang begitu tampak kuno dan angker. Serta ada beberapa adegan yang sangat keji. Yakni, ketika ada mayat yang berdarah di seret tangannya oleh dua orang hingga darah dalam lantai begitu nampak. Untungnya, ada selingan humor dari salah satu tokoh film yang mampu membuat suasana cair.