Bayi Gajah Sumatera di Tesso Nilo Diberi Nama Ganesha

Riau33 Dilihat

PEKANBARU, muaramedia.com – Kabar kelahiran anak gajah sumatera di kawasan Elephant Flying Squad Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, menjadi perhatian dalam agenda konservasi di Riau. Bayi gajah jantan yang lahir dari induk bernama Lisa tersebut kini resmi diberi nama Ganesha.

Nama Ganesha diberikan oleh Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Penamaan tersebut diumumkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat menjalankan agenda kementerian di Riau, Rabu (30/9/2026).

Raja Juli menyampaikan rasa syukurnya atas kelahiran Ganesha. Bayi gajah tersebut merupakan anak keenam dari Lisa dan lahir dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah, hari ini kita sudah dapat nama untuk bayinya, baby boy. Nama diberi oleh Ibu Titiek, Ibu Ketua Komisi IV DPR RI, dan namanya adalah Ganesha,” ujar Raja Juli.

Nama Ganesha diambil dari figur dalam tradisi Hindu yang dikenal memiliki kepala gajah. Sosok tersebut antara lain dikaitkan dengan kebijaksanaan, awal yang baik, serta kemampuan menghadapi berbagai rintangan.

Menurut Raja Juli, pemberian nama tersebut diharapkan dapat menjadi simbol harapan baru bagi keberlangsungan populasi gajah sumatera sekaligus kelestarian habitatnya di kawasan Tesso Nilo.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, sebelumnya dirinya mendapat kesempatan untuk memberikan nama kepada bayi gajah tersebut. Namun, kesempatan itu kemudian diberikan kepada Titiek Soeharto selaku Ketua Komisi IV DPR RI.

“Bagi kami, ini bukan hanya tentang sebuah nama, tetapi juga tentang harapan agar kelahiran ini semakin menguatkan kepedulian kita bersama terhadap masa depan gajah sumatera dan habitatnya,” kata Herry.

Ia menilai kelahiran Ganesha menjadi momentum untuk kembali mengingatkan pentingnya perlindungan terhadap gajah sumatera beserta ekosistem tempat satwa tersebut hidup.

“Ganesha membawa pesan tentang kehidupan baru dan harapan. Kita ingin dia tumbuh kuat dan aman di tanah Riau. Tetapi tanggung jawab kita jauh lebih besar, yakni memastikan hutan dan ruang hidupnya tetap ada,” ujarnya.

Sebelum melahirkan, Lisa mendapat pemantauan intensif dari tim Elephant Flying Squad. Pemantauan dilakukan sejak sehari sebelum proses persalinan.

Ganesha kemudian lahir dengan selamat pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Sekitar 20 menit setelah dilahirkan, bayi gajah tersebut sudah mampu berdiri dan menunjukkan respons yang baik.

Kelahiran Ganesha menambah anggota baru dalam kelompok gajah yang berada dalam pemantauan Elephant Flying Squad TNTN. Kehadirannya sekaligus menjadi bagian dari upaya konservasi gajah sumatera yang menghadapi tantangan dalam mempertahankan habitat dan populasinya.

Berita Terkini