Wabup Misharti Dorong Pacu Sampan Buluh Cina Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Kampar

Kampar49 Dilihat

PEKANBARU, muaramedia.com –Pemerintah Kabupaten Kampar terus mendorong pelestarian tradisi lokal sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pacu Sampan Buluh Cina yang berpotensi memperkuat sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., saat menghadiri program Obrolan Siang di Radio Republik Indonesia (RRI) Pekanbaru, Selasa (20/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, Misharti membahas persiapan pelaksanaan Pacu Sampan Buluh Cina yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.

Misharti mengatakan, tradisi bersampan merupakan bagian dari identitas masyarakat Kampar yang diwariskan secara turun-temurun. Karena itu, tradisi tersebut perlu terus dilestarikan, dikembangkan, dan dipromosikan agar semakin dikenal masyarakat luas.

Menurutnya, pengembangan Pacu Sampan Buluh Cina membutuhkan kolaborasi antara panitia pelaksana, pemerintah desa, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Kampar agar kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda budaya, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi daerah.

Ia menegaskan, event tersebut perlu dikemas secara menarik dengan mengintegrasikan potensi wisata yang ada di Desa Buluh Cina. Salah satunya melalui pengembangan paket wisata terpadu yang menggabungkan atraksi Pacu Sampan dengan destinasi wisata lainnya, termasuk wisata gajah.

“Melalui pengemasan wisata yang terpadu, wisatawan tidak hanya datang untuk menyaksikan perlombaan, tetapi juga dapat menikmati berbagai potensi wisata yang ada di Buluh Cina. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Misharti turut didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Afdal, serta Kepala Desa Buluh Cina, Azrianto. Keduanya turut menjelaskan berbagai persiapan yang dilakukan untuk menyukseskan pelaksanaan event tersebut.

Melalui Pacu Sampan Buluh Cina, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap tradisi leluhur tetap terjaga, potensi wisata daerah semakin berkembang, serta terbuka peluang usaha bagi masyarakat. Dengan pengelolaan dan promosi yang berkelanjutan, event ini diharapkan menjadi salah satu daya tarik wisata unggulan yang turut mendorong kemajuan pariwisata dan perekonomian Kabupaten Kampar.