Bupati Kampar Siapkan Alat Berat untuk Dukung Pembukaan Lahan Tanpa Bakar

Pendidikan11 Dilihat

BANGKINANG, muaramedia.com – Pemerintah Kabupaten Kampar mendorong masyarakat menggunakan metode pembukaan lahan tanpa bakar sebagai bagian dari upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Dukungan tersebut diwujudkan Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT dengan memfasilitasi penggunaan alat berat untuk membantu masyarakat membersihkan dan menyiapkan lahan di Kecamatan Bangkinang, Senin (21/9/2026).

Penyediaan alat berat menjadi salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan alternatif kepada masyarakat agar kegiatan pembukaan lahan tetap dapat dilakukan tanpa menggunakan api.

Langkah tersebut juga sejalan dengan kebijakan pencegahan dan penanggulangan Karhutla, termasuk Surat Edaran terkait pencegahan Karhutla dan perlindungan kesehatan masyarakat serta Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2026 tentang pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan serta larangan membuka lahan dengan cara membakar dalam kondisi risiko Karhutla.

Ahmad Yuzar mengatakan pemerintah tidak hanya mengingatkan masyarakat mengenai larangan pembakaran lahan, tetapi juga berupaya memberikan solusi yang dapat digunakan dalam proses pembukaan lahan.

“Kita ingin masyarakat tetap bisa membuka dan mengelola lahan, tetapi dilakukan dengan cara yang aman dan tidak membakar. Pemerintah hadir memberikan solusi dengan memfasilitasi alat berat sehingga pembukaan lahan dapat dilakukan tanpa menimbulkan asap dan kebakaran,” ujar Ahmad Yuzar.

Menurutnya, pembukaan lahan tanpa bakar diharapkan dapat mengurangi potensi munculnya titik api yang berisiko berkembang menjadi kebakaran lebih luas. Selain berdampak terhadap lingkungan, Karhutla juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi.

Fasilitasi alat berat tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mendorong perubahan kebiasaan dalam pengelolaan lahan. Masyarakat tetap dapat memanfaatkan lahannya, namun dengan metode yang tidak menimbulkan risiko kebakaran.

Pemkab Kampar juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam pencegahan Karhutla dengan tidak membuka maupun membersihkan lahan menggunakan cara membakar.

Melalui kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, upaya pencegahan Karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur dan berkelanjutan, sekaligus menjaga kondisi lingkungan di wilayah Kabupaten Kampar.