Bupati Kampar Pimpin Apel Hari Santri Nasional, Tegaskan Peran Santri Bangun Negeri

Daerah, Kampar437 Dilihat

Bangkinang Kota, Muaramedia.com -Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 tingkat Kabupaten Kampar yang digelar di Lapangan Pelajar Bangkinang Kota, Senin (27/10).

Upacara berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kampar Ahmad Fuadi, S.H., M.AB., jajaran Forkopimda, Ketua Baznas Kampar Purwadi, S.P., M.Si., Ketua MUI Kampar, para pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah, ulama, tokoh adat, serta pimpinan organisasi keagamaan dan kemasyarakatan.

Dalam amanatnya, Bupati Ahmad Yuzar menegaskan bahwa Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum reflektif untuk mengenang perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, tetapi juga agen perubahan sosial yang berkontribusi nyata dalam pembangunan bangsa. Di era modern ini, santri harus adaptif, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Ahmad Yuzar.

Mengusung tema “Santri Penjaga Moral, Nilai, dan Peradaban Bangsa,” peringatan HSN tahun ini menekankan pentingnya kesiapsiagaan santri dalam menghadapi tantangan zaman, baik secara spiritual, intelektual, maupun sosial.

Bupati Kampar juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan pesantren, termasuk program beasiswa bagi santri berprestasi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Ahmad Yuzar memberikan penghargaan kepada para pimpinan pesantren dan santri berprestasi yang aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Acara turut diakhiri dengan penyerahan bantuan bagi 70 pondok pesantren se-Kabupaten Kampar melalui kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kampar, Forkopimda, dan Baznas, dengan total 700 santri penerima manfaat.

“Mari kita jadikan semangat santri sebagai inspirasi dalam membangun Kampar yang religius, berbudaya, dan sejahtera. Santri adalah aset bangsa dan pondasi moral bagi masa depan yang lebih baik,” tutup Bupati Ahmad Yuzar.***