Perkuat Pendidikan Agama, Wabup Kampar Resmikan YPSN dan Mulai Pembangunan MDTA Setia Nusa

Daerah, Kampar46 Dilihat

Kampar – Upaya membangun generasi Qur’ani terus digalakkan di Kabupaten Kampar. Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si secara resmi membuka Yayasan Pendidikan Setia Nusa (YPSN) sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Desa Kualu, Kecamatan Tambang, Minggu (19/04).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Masjid Zulkifli tersebut turut dirangkai dengan acara Halal bi Halal bersama masyarakat RT 10 dan RT 12, menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan di tengah warga.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian masyarakat dalam memperkuat pendidikan keagamaan bagi anak-anak. Ia menilai, keberadaan MDTA menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

“Langkah ini bukan hanya membangun fisik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keimanan bagi generasi penerus. Ini merupakan investasi jangka panjang, baik untuk kehidupan dunia maupun akhirat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif masyarakat yang berperan aktif dalam pembangunan pendidikan berbasis keagamaan melalui lembaga yang terstruktur seperti yayasan.

Pembangunan MDTA tersebut selaras dengan visi Kampar sebagai Negeri Serambi Mekkah di Provinsi Riau, yang menempatkan nilai religius sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat. Selain itu, program “Kampar Cerdas” juga terus dioptimalkan, termasuk bantuan seragam gratis bagi siswa kurang mampu sebagai bentuk perhatian terhadap akses pendidikan.

Lebih lanjut, Misharti menegaskan komitmen pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati Ahmad Yuzar untuk terus mendorong kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam memajukan sektor pendidikan.

“Apa yang dilakukan warga Perumahan Setia Nusa hari ini menjadi contoh nyata sinergi dalam membangun pendidikan keagamaan yang berkualitas,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, Kepala Desa Kualu, tokoh masyarakat, alim ulama, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Prosesi peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya pembangunan fisik gedung MDTA yang diharapkan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an bagi masyarakat sekitar.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan saling bersalaman sebagai ungkapan rasa syukur atas berdirinya yayasan yang diharapkan menjadi tonggak baru bagi pendidikan generasi muda di lingkungan Perum Griya Setia Nusa.(Adv)