KAMPAR, muaramedia.com – Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kampar Kiri, tepatnya di Dusun Napan, Desa Lipat Kain Selatan, Kecamatan Kampar Kiri, jajaran Polsek Kampar Kiri melakukan penertiban pada Kamis (5/11/2026).
Operasi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman, didampingi Kanit Reskrim Iptu Melvin bersama delapan personel Unit Reskrim.
Sebelum melakukan penertiban, petugas terlebih dahulu melakukan verifikasi dan penyelidikan di lapangan untuk memastikan lokasi serta keberadaan peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan satu unit rakit yang diduga digunakan sebagai peralatan tambang emas dalam kondisi tidak beroperasi. Untuk mencegah peralatan tersebut digunakan kembali, petugas kemudian melakukan pemusnahan dengan cara membakarnya.
Kapolsek Kampar Kiri, Kompol Nurman, mengatakan penertiban tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang disampaikan masyarakat.
Menurutnya, partisipasi warga sangat penting dalam membantu kepolisian mengawasi aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan, khususnya di kawasan aliran sungai.
“Keberhasilan operasi hari ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang berani melaporkan aktivitas yang merusak lingkungan. Ini merupakan wujud nyata program Polisi Bersama Masyarakat, di mana kita bahu-membahu menjaga kelestarian sungai dan sumber daya alam di wilayah kita,” ujar Nurman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi terkait dugaan aktivitas pertambangan ilegal tersebut.
Nurman menegaskan, Polsek Kampar Kiri akan terus meningkatkan patroli dan melakukan penertiban di sejumlah titik yang dinilai rawan aktivitas PETI. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah kerusakan lingkungan dan menjaga kelestarian ekosistem sungai.
Seluruh rangkaian kegiatan penertiban berakhir sekitar pukul 15.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan aman dan terkendali.***












