Wabup Kampar Salurkan Bantuan Pangan Bapanas untuk 213 KK di Desa Merangin

Daerah, Kampar32 Dilihat

Kampar – Pemerintah Kabupaten Kampar kembali menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat melalui program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Wakil Bupati Kampar, Misharti, secara langsung menyerahkan bantuan sembako yang disalurkan oleh Perum Bulog kepada warga Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Senin (20/4).

Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Merangin dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dr. Yuli Usman, M.Ag, Kabag Ekonomi Purwoko, perwakilan Bulog Kampar Dani Permana, Plt Camat Kuok Intan Monica Sandra, S.STP., M.Si, serta Kepala Desa Merangin Yanpernizal.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Bapanas dan Bulog atas kontribusi dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Ia menegaskan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bantuan ini adalah bentuk nyata perhatian sekaligus komitmen dalam menjaga kesejahteraan warga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan tersebut dengan bijak serta terus menjaga semangat kebersamaan di tengah kehidupan sosial.

“Kita perlu memperkuat solidaritas dan gotong royong. Ketahanan pangan tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat,” tambahnya.

Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dengan sistem verifikasi berbasis data kependudukan di tingkat desa agar tepat sasaran. Untuk alokasi bulan Februari dan Maret, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan.

Di Desa Merangin, tercatat sebanyak 213 kepala keluarga menerima bantuan dari program ini. Pemerintah daerah berharap bantuan tersebut mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Kampar,” tutup Misharti.(Adv)